Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED BANK RATING YANG TERDAFTAR DI OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) 2017-2022

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Akuntansi Syariah•8 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Dengan Menggunakan Metode Risk Based Bank Rating Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Periode 2017-2022” yang disusun oleh Miranda Frastika dengan NIM. 3419136. Program Studi S1 Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang dibimbing oleh ibu Tartila Devy, SE., M.Ak. Penelitian ini meneliti tentang pengaruh tingkat kesehatan bank menggunakan metode Risk Based Bank Rating (RBBR) terhadap kinerja keuangan bank umum syariah. Rasio yang digunakan dalam pengukuran Risk Based Bank Rating (RBBR) mencangkup risiko kedit Non Performing Financing (NPF), risiko likuiditas Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Beban Operasional Biaya Operasional (BOPO). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, sumber data sekunder, berupa rasio keuangan pada bank umum syariah. Analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskiptif, regresi liniear berganda, uji normalitas, uji multikokolinearitas, uji heteroskedastisitas , uji autokorelasi, uji t, uji f dan uji R2. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang penulis lakukan dapat disimpulkan berdasarkan hasil Uji t hitung NPF terhadap ROA diperoleh t hitung t tabel sebesar 0,730 2.00324 dan nilai sig 0,468 > 0,05 maka secara persial artinya Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Kemudian Variabel FDR berdasarkan uji t secara parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,879 > 2,00324 dan sig 0,00 0,05 artinya Financing to Deposit Ratio berpengaruh dan signifikan secara parsial terhadap Return On Asset. Selanjutnya variabel CAR berdasarkan uji-t (parsial) menunjukkan nilai t hitung t tabel sebesar 0.552 2,00324 dan sig 0,583 > 0,05 maka secara persial artinya Capital tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Dan variabel BOPO hasil dari uji-t (parsial) menunjukkan nilai sebesar 2.959 > 2,00324 dan sig 0,005 0,05 secara parsial artinya BOPO berpengaruh dan signifikan secara parsial terhadap Return On Asset. Berdasarkan uji F (simultan) dilihat bahwa nilai dari signifikan 0,000 0,05 dan nilai Fhitung 9,641 > Ftabel 2.54 Hal ini menunjukkan bahwa variabel NPF, FDR, CAR dan BOPO berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah periode 2018-2022. Dapat disimpulkan bahwa Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital (CAR) dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara simultan berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)

Kata kunci

Bank Umum Syariah, Kesehatan Bank, Risk Based Bank Rating, Kinerja Keuangan, Return On Asset

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED BANK RATING YANG TERDAFTAR DI OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) 2017-20222024 · oai:ais:skripsi:16245

Publikasi terkait