Abstrak
Skripsi ini berjudul “Analisis Pengembangan Usaha Kelapa Kopra Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman”, yang ditulis oleh Lika Lestari, NIM 3220.074, Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya pengembangan usaha kelapa kopra di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman yang belum maksimal, karena rendahnya keterampilan masyarakat mengolah kopra dalam berbagai jenis pengolahan seperti kopra asalan, regular, dan edible. Masyarakat di Nagari Lansek Kadok lebih cenderung memakai jenis pengolahan kopra asalan dengan menggunakan sinar matahari dalam proses pengeringan kopra. Belum efesiennya proses produksi dan kurang memadainya kemampuan petani untuk mengelola usaha kopra. Karena masyarakat tidak mempunyai teknologi yang cukup untuk mengolah kopra dengan kualitas yang lebih unggul, sehingga pendapatan belum cukup stabil. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data, peneliti menggunakan reduksi data dan penyajian data dalam penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Adapun analisis pengembangan usaha kelapa kopra dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman yaitu dapat dilihat dari, sebelumnya masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan dengan adanya pengolahan kelapa kopra dapat membantu penghasilan masyarakat di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman. Kedua, Hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Nagari Lansek Kadok Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman yaitu meningkatkan kualitas olahan kelapa kopra yang akan dijual masyarakat sekitar kepada pengusaha kopra agar harga kopra yang dibeli oleh pengusaha lebih tinggi sesuai dengan kualitas yang dijual masyarakat tersebut.