Abstrak
Dalam menjalankan usaha tidak semua masyarakat memiliki modal yang cukup untuk menjalankan usahanya, sehingga masyarakat membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya, sehingga masyarakat di jorong salido barat menggunakan dana KUR dalam membantu permodalannya, akan tetapi peyaluran dana KUR tersebut belum dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara optimal, karena masyarakat belum dapat mengelola dan memanfaatkan dana KUR tersebut dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpengaruh terhadap pendapatan UMKM masyarakat di jorong Salido Barat. Pengumpulan data menggunakan data Primer. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat pemilik UMKM yang meminjam Dana KUR di Jorong Salido Barat yang berjumlah 34 orang. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah sampling Jenuh yaitu teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil, kurang dari 30 orang maka, semua anggota populasi dijadikan sampel yaitu berjumlah 34 orang. Metode analisis data yaitu meliputi Uji Instrumen Penelitian melalui Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik melalui Uji Normalitas dan Uji Heteroskedastisitas, Analisis Regresi Linier Sederhana, pengujian hipotesis melaui uji Uji T (Parsial) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil dari penelitian ini diketahui dalam uji Korelasi (Uji T) bahwa nilai signifikan thitung > ttabel yaitu sebesar 10,289 > 1,693. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diberikan kepada pemilik UMKM dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku Usaha Mikro untuk modal usaha akan dapat meningkatkan pendapatan mereka. Kata Kunci: Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pendapatan UMKM