Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip 5C Pada penilaian kelayakan pembiayaan KPR Subsidi untuk meminimalisir resiko pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dimana penulis mendeskripsikan keadaan yang diamati secara spesifik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BTN KCP Syariah Bukittinggi sudah menerapkan prinsip 5C dengan baik untuk mengurangi resiko pembiayaan dan sesuai dengan aturan OJK dan UUD untuk memastikan pembiayaan diberikan kepada nasabah yang layak, Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Di pihak bank, analisis kehati-hatian yang mendalam dapat menyebabkan kesulitan dalam mencapai target pembiayaan yang telah ditetapkan, karena proses pengambilan keputusan lebih lambat. Di sisi nasabah, kurangnya informasi akurat mengenai karakter dan kapasitas nasabah serta kondisi ekonomi yang tidak dapat diprediksi menyebabkan penilaian kurang tepat. Faktor eksternal ini dapat mempengaruhi kemampuan nasabah untuk melakukan pembayaran tepat waktu, yang akhirnya bisa menyebabkan keterlambatan pembayaran. Permasalahan utama yang dihadapi dalam penelitian ini adalah bagaimana menerapkan prinsip 5C secara efektif untuk meminimalisir resiko pembiayaan.