Abstrak
Skripsi dengan judul “Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2018-2022 Menurut Perspektif Ekonomi Islam”. Disusun atas nama Dylla Sukma Yennita, NIM 3220028, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya jumlah pendapatan asli daerah akibat ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sehingga otonomi daerah belum terlaksana secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2018-2022 jika dilihat berdasarkan : (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, (2) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, (3) Rasio Efektivitas PAD, (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, (5) Rasio Keserasian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Menggunakan deskripstif kuantitatif pada teknik analisis data dengan rumus Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, dan Rasio Keserasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Agam belum baik. Ini terlihat pada hasil analisis (1) Rasio derajat desentralisasi fiskal dikategorikan sangat kurang dengan persentase 15%. (2) Rasio kemandirian keuangan daerah memiliki pola hubungan instruktif karena dikategorikan sangat rendah dengan interval 15%. Ini disebabkan peranan pemerintah pusat masih mendominasi. (3) Rasio efektivitas PAD berada dalam kriteria cukup efektif dengan kriteria 90%-99%. (4) Rasio efisiensi keuangan daerah terbilang cukup efisien dengan rata-rata 92,30%. (5) Rasio keserasian berdasarkan belanja operasi terbilang baik dengan interval 50%-100% jika dibandingkan dengan belanja modal dengan interval 0%-50% sehingga dapat dikatakan pemerintah daerah masih kurang dalam memperhatikan pembangunan daerah. Kata Kunci : Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian