Abstrak
Skripsi ini berjudul “Peran Remaja Muslimah Dalam Membangun Kemandirian Perempuan Di Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota” yang ditulis oleh Viona Nurhasanah dengan Nim 4620039. Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran remaja muslimah dalam membangun kemandirian perempuan di Nagari Maek. Pada awalnya di Nagari Maek masih menganut budaya patriarki yang kuat di dalam masyarakat, dimana perempuan hanya diizinkan beraktivitas di rumah. Namun, peran remaja muslimah di Nagari Maek mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa perempuan kini boleh bekerja asalkan mereka tidak melupakan tanggung jawabnya. Remaja muslimah juga mengajarkan keterampilan perempuan di Maek. Teori yang digunakan adalah teori Simone De Beauvoir tentang feminisme. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah remaja muslimah dan perempuan di Nagari Maek. Data penelitian dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan untuk melakukan pengamatan mengenai peran remaja muslimah dalam membangun kemandirian perempuan di Nagari Maek. Kemudian metode wawancara dilakukan melalui tanya jawab antara dua orang atau lebih. Sedangkan metode dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan bukti berupa video, foto, rekaman, dan dokumen-dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran remaja muslimah dalam membangun kemandirian perempuan di Nagari Maek terlihat dalam bidang ekonomi dan keagamaan. Dalam bidang ekonomi peran remaja muslimah juga mengajarkan keterampilan kerajinan seperti membuat tikar, tas, dan menjahit, sedangkan di dalam bidang keagamaan remaja muslimah mengajarkan dan mempraktikkan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan pengajian. Hambatan-hambatan yang di hadapi remaja muslimah dalam membangun kemandirian perempuan di Nagari Maek dalam bidang ekonomi seperti kurangnya bahan baku dan susahnya tempat pemasaran, sedangkan dalam bidang keagamaan kurangnya dukungan dari salah satu masyarakat yang dapat menghambat jalannya pelaksanaan MTQ dan pengajian. Kata kunci: Peran Remaja Muslimah, Perempuan