Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang permasalahan yang dihadapi: Pertama, kurangnya kesadaran enterpreneurship di kalangan pengelola pesantren menghambat pengembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan holistik. Kedua, pemahaman yang terbatas akan pentingnya enterpreneurship dapat membatasi persiapan santri dalam mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia usaha. Ketiga, model manajemen pondok pesantren yang tidak terdefinisi dengan baik menyebabkan ketidakjelasan dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif enterpreneurship. Keempat, ketiadaan pedoman manajemen yang jelas mengakibatkan ketidakpastian dalam pengelolaan pesantren secara menyeluruh, menghambat pencapaian tujuan enterpreneurship yang diinginkan. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan fokus pada pengembangan model manajemen Pondok Pesantren Ashhabul Yamin berbasis entrepreneurship perkebunan pisang dan jeruk di Kelurahan Lasi, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan educational design research menurut Plomp dan Nieveen, yang terdiri dari tahap analisis pendahuluan, pengembangan atau pembuatan prototipe, serta penilaian. Analisis pendahuluan mencakup evaluasi kebijakan, pembelajaran, peserta didik, kurikulum, dan materi untuk merancang kerangka kerja yang sesuai. Prototipe buku panduan akan dikembangkan dan dievaluasi melalui validasi ahli serta uji kepraktisan dan keefektifan dengan menggunakan angket, wawancara, dan tes. Data akan dianalisis secara kuantitatif untuk menentukan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan buku panduan, dengan harapan hasilnya dapat mendukung pengembangan model manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa buku panduan pengembangan model manajemen Pondok Pesantren Ashhabul Yamin berbasis entrepreneurship memiliki tingkat kevalidan yang sangat tinggi dengan rata-rata penilaian 4,20 dari para validator ahli. Buku panduan ini juga sangat praktis untuk digunakan, dengan rata-rata penilaian kepraktisan sebesar 4,27. Selain itu, buku panduan ini sangat efektif dalam membantu santri memahami dan menerapkan konsep-konsep kewirausahaan, dengan rata-rata penilaian keefektifan sebesar 87,6. Penelitian ini berhasil mengembangkan sebuah buku panduan yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pengembangan model manajemen berbasis entrepreneurship di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin.