Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi metode pembelajaran peer tutoring dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI khusus nya pada materi shalat dan zikir. Peer tutoring adalah metode pembelajaran di mana peserta didik yang lebih mampu membantu teman satu kelompok nya yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini dilator belakangi oleh rendahnya prestasi belajar peserta didik yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya masih ada proses pembelajaran yang berpusat pada guru selain itu kurangnya keterlibatan peserta didik dalam proses belajar mengajar juga menjadi salah satu faktor rendahnya prestasi belajar peserta didik di SMP N 2 Tilatang Kamang khususnya di kelas VII-2 serta masih banyaknya peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami penjelasan dari guru. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memberikan gambaran mendalam tentang proses dan hasil dari implementasi metode pembelajaran tersebut. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan atas dasar fakta yang ditemukan dilapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen pada kelas VII-2 di SMP N 2 Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Partisipan penelitian terdiri dari peserta didik dan guru PAI yang terlibat dalam program peer tutoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode peer tutoring memberikan berbagai manfaat signifikan dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik termasuk peningkatan pemahaman materi, keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran, serta peningkatan rasa percaya diri dan motivasi belajar. Tutor juga mendapatkan peningkatan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kebutuhan akan pelatihan yang memadai bagi tutor sebaya dan dukungan berkelanjutan dari guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran peer tutoring memiliki potensi besar untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik jika diterapkan dengan dukungan yang tepat. Rekomendasi untuk implementasi yang lebih efektif mencakup pengembangan program pelatihan bagi tutor sebaya, peningkatan keterlibatan guru, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap proses pembelajaran.