Abstrak
Delsa Oktaviani, NIM 4120043, Judul Skripsi :“ Tanda-tanda Kebesaran Allah dalam Surat Ar-Rum Ayat 20-27 Perspektif Buya Hamka pada Kitab Tafsir Al-Azhar”. ProdiIlmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2023 Penelitian tentang tanda-tanda kebesaran Allah dalam surat Ar-Rum ayat 20-27 perspektif buya Hamka ini latar belakangi oleh keadaan awalan surat ar-Rum ayat 20-25 dengan lafal wa min ayaatihi yang secara keseluruhan bercerita tentang tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Menurut Buya Hamka, ayat ini menjadi sebuah petunjuk bagi orang muslim tentang sebagian tanda-tanda kebesaran Allah serta sebagai dalil tentang adanya Tuhan semesta alam yang berkuasa atas segala sesuatu di dunia ini. Ayat ini menurut buya Hamka juga bercerita tantang bagaimana seorang manusia mamfungsikan akal dan fikiran nya sehingga sampai pada kakikat kebenaran tentang kekuasaan Allah Swt. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan mengungkap tentang Apa saja tanda-tanda kebesaran Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 20-27 serta Bagaimana penafsiran Buya Hamka tentang tanda-tanda kebesaran Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 20-27 dalam kitab tafsir al-Azhar. Penelitian yang dilakukan ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan (library research) yang data-datanya diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, thesis, dll. Metode Penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode maudu’i Imam al-Farmawi secara deskriptif. Hasil penelitian yang dapatkan antara lain ; pertama, tanda-tanda kebesaran Allah dalam QS. Ar-Rum ayat 20-27 di antaranya penciptaan manusia dari tanah yang berkembang biak dari satu menjadi dua dari dua menjadi tiga dan seterusnya. penciptaan manusia berpasang-pasangan dan berkasih sayang, penciptaan bumi dan langit serta perbedaan bahasa dan warna kulit manusia, penciptaan siang malam, penciptaan rasa takut dan harap, penciptaan hujan dan penciptaan hari berbangkit, setelah manusia mati. Kedua, Penafsiran buya Hamka tentang surat ar-Rum ayat 20-27; manusia berasal tanah dan berkembang biak serta akan kembali kedalam tanah, penciptaan manusia secara berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan, penciptaan bumi dan langit serta perbedaan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain, baik dari segi bahasa maupun warna kulit, penciptaan siang dan malam untuk bekerja dan istirahat, penciptaan rasa takut dan harap, penciptaan langit dan bumi serta penciptaan hari berbengkit setelah kematian.