Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI WALIMAH DENGAN HIDANGAN AQIQAH STUDI KASUS JORONG ANAK AIR KUMAYAN KEC LUBUK BASUNG KAB AGAM

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)•9 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Walimah Dengan Hidangan Aqiqah (Studi Kasus Anak Aie Kumayan Kec Lubuk Basung Kab Agam) yang ditulis oleh, Fitri Rahalim, NIM 1120043, Program studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri ( UIN ) Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karna adanya suatu adat kebiasaan yang telah lama terjadi diJorong Anak Aie Kumayan, dimana mereka menjadikan daging aqiqah sebagai hidangan untuk pesta pernikahan ( walimah) dan disini mereka melakukan aqiqah dan walimah itu diwaktu yang bersamaan, sedangkan sama-sama kita ketahui bahwasanya acara walimah, masyarakat yang datang membawa bingkisan atau berupa uang untuk diberikan kepada mempelai sebagai tanda bahwasanya kita mendatangi acara walimah tersebut, sedangakan aqiqah penyem b belihan hewan setelah itu dagingnya dimasak malamnya dilanjut dengan doa aqiqah dengan cara menjamu masyarakat untuk makan bersama dan memberikan bungkusan daging aqiqah kepada mereka diwaktu pulang. Sebelum makan dan sesudah makan biasanya berdoa dengan cara melakukan pasambahan ketika usai pasambahan barulah tamu-tamu makan bersama. Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara field reseach dan library reseach yang mana data utamanya berasal dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian ini aialah jenis penelitian Kualitatiaf. Dan Sumber data primer penelitian ini adalah Ketua Kerapatan Adat Nagari, Niniak Mamak, Datuak, masyarakat serta menggunakan buku-buku fiqh aqiqah dan fiqih munakad. Sedangkan untuk sumber data sekuder adalah masyarakat Jorong Anak Aie Kumayan, Buku-buku, Jurnal, dan skripsi yang berkaitan dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya walimah dan aqiqah secara bersamaan sini sangat dapat membantu masyarakat dalam segi ekonomi mauapun dari segi manapun, dalam hal ini walimah dan aqiqah ini sama- sama ibadah yang sunnah, yang pertama aqiqah yaitu apabila orang tua sanggup, apabila tidak sanggup maka kita boleh mengaqiqahkan diri kita sendiri, sedangkn walimah sebagai tanda bukti kepada khalayak ramai bahwasanya kita telah menikah agar tidak terjadinya fitnah. Dalam pembagian dagingnya diambil untuk acara aqiqah terlebih dahulu, lebihnya baru untuk walimah, biasanya dikerjakan aqiqah di hari ini dan dilanjut doa aqiqah besoknya barulah acara walimah ini dikerjakan, jadi daging dalam walimah tidak termasuk daging aqiqah lagi karna sudah sisanya dari aqiqah. Menurut mamak, pemuka adat, dan masyarakat setempat ini boleh dikerjakan tergantung niat yang akan kita kerjakan.

Kata kunci

Kata Kunci: Walimah, Aqiqah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI WALIMAH DENGAN HIDANGAN AQIQAH STUDI KASUS JORONG ANAK AIR KUMAYAN KEC LUBUK BASUNG KAB AGAM2024 · oai:ais:skripsi:14996