Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Dinda Rahma Yuli, nim 3319278 yang berjudul “Analisis Implementasi Prudential Principle Pada Pembiayaan Murabahah (Studi Kasus BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang)”. Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan mengenai pembiayaan bermasalah atau kredit macet yang disebabkan oleh kegagalan dalam memenuhi kewajiban oleh nasabah. Pembiayaan bermasalah yang terjadi tentu akan menimbulkan risiko yang tidak diinginkan, sehingga bank harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan setiap kegiatan usaha yang dilakukan. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana implementasi prudential principle pada pembiayaan murabahah (studi kasus BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Prudential principle pada pembiayaan murabahah di BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang serta apa kendala dan dampak dari menerapkan Prudential principle pada pembiayaan murabahah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pemilihan informan, teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi, jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder, dan Metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam menerapkan prinsip kehati-hatian pada pembiayaan murabahah di BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang melakukan analisa pembiayaan berdasarkan prinsip 5C yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economic, kelengkapan dokumen dan melakukan survei lapangan. 2) Hambatan yang dihadapi dalam menerapkan prinsip kehati-hatian yaitu terdapat ketidak lengkapan persyaratan dokumen, ketidak sesuaian data yang diberikan dan adanya permasalahan dengan data nasabah. Hambatan lainnya, terjadinya pembiayaan bermasalah yang dihadapi pihak bank diantaranya karakter yang menunda pembayaran, adanya persaingan usaha, serta adanya bencana alam. Adapun solusi yang ditawarkan BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang yaitu menggunakan penerapan reschedulling, reconditioning, restructuring, hingga eksekusi jaminan pada pembiayaan bermasalah. 3). Dengan adanya penerapan prinsip kehati-hatian di BPRS Carana Kiat Andalas KC Padang Panjang , memiliki dampak berupa pemilihan atau penyaringan nasabah apakah nasabah layak atau tidaknya diberikan pembiayaan. Penerapan prinsip kehati-hatian sudah diterapkan, namun belum maksimal dikarenakan masih terdapatnya pembiayaan bermasalah.