Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

DAMPAK PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL MENENGAH SEBAGAI SALAH SATU PROGRAM PEMERINTAH DAERAH KOTA BUKITTINGGI (STUDI KASUS: INDUSTRI KERUPUK SANJAI)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kehadiran Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan perekonomian nasional dan mendukung program pemerintah karena merupakan sektor yang mempekerjakan banyak tenaga kerja. Kota Bukittinggi, di Provinsi Sumatera Barat, merupakan salah satu destinasi wisata utama di daerah tersebut dan dikenal karena keberagaman kuliner yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Ragam kuliner tersebut mendorong kreativitas dalam pengembangan IKM. Namun, tanpa dukungan maksimal dari pemerintah daerah, hal ini bisa menjadi kendala. Beberapa tantangan yang masih dihadapi oleh IKM di Kota Bukittinggi termasuk masalah pemasaran, modal atau pendanaan, ketersediaan bahan baku, peralatan produksi, serta kebutuhan akan pelatihan dan bimbingan untuk pengembangan yang merata. Masih ada sejumlah pelaku IKM yang belum menerima pelatihan atau bantuan dari pemerintah, sehingga pemahaman tentang pengembangan usaha belum merata di kalangan mereka. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan secara merata bagi para pelaku IKM guna memastikan bahwa sektor ini dapat berkembang dan menjadi kebanggaan bagi Kota Bukittinggi dan Provinsi Sumatera Barat.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1DAMPAK PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL MENENGAH SEBAGAI SALAH SATU PROGRAM PEMERINTAH DAERAH KOTA BUKITTINGGI (STUDI KASUS: INDUSTRI KERUPUK SANJAI)2024 · oai:ais:skripsi:14769