Abstrak
Skipsi Ini Disusun Oleh Windi Hardianti, NIM 3720150, Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Strategi Peningkatan Kualitas Produk Pada Usaha Coklat Choque Di Koto Tuo IV Koto Kabupaten Agam.” Maksud dan tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk melihat dan menganalisis strategi peningkatan kualitas produk yang telah dilakukan oleh Coklat Choque. Tujuan temuan ini dilakukan adalah untuk mengetahui strategi peningkatan kualitas produk pada usaha coklat choque di Koto Tuo IV Koto Kabupaten Agam. Temuan yang telah diteliti ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisa data yang digunakan yaitu dengan cara menganalisis data dan dianalisis dari riset kepustakaan. Melalui penelitian yang telah dilakukan terdapat pengaruh positif terhadap strategi peningkatan kualitas produk yang artinya Semakin meningkat strategi meningkat strategi peningkatan kualitas produk maka semakin meningkat pula masa ketahanan produk coklat choque. strategi peningkatan kualitas produk berdasarkan matriks SWOT yang diperoleh dari coklat choque melalui strategi pengumpulan data dengan cara wawancaara, observasi dan dokumentasi. Strategi peningkatan kualitas produk yang dapat mempengaruhi daya beli konsumen yang harus dilakukan usaha coklat choque yaitu : a. Strategi SO, Meningkatkan kualitas varian rasa produk agar konsumen puas dengan produk yang dihasilkan, Manfaatkan sosial media untuk mengembangkan usaha bidang pemasaran. b. Strategi ST, Bekerja sama dengan pelaku bisnis online atau jasa ekspedisi, Pendekatan total quality manajemen , Melakukan riset ulang terhadap produk untuk meningkatkan masa ketahanan produk, Melakukan tinjauan untuk suplier bahan baku. c. Strategi WO, Meningkatkan kepercayaan untuk menambah ragam produk pada usaha choque, Mengembangkan alat produksi yang lebih canggih untuk mempermudah proses pembuatan coklat choque, Meningkatkan masa ketahanan produk agar bisa bersaing dengan kompetitor sejenis yang memiliki masa ketahanan produk lebih lama. d. Strategi WT, Memproduksi jumlah produk sesuai dengan permintaan, Mengoptimalkan fungsi tenaga kerja/karyawan untuk melakukan pelayanan dan promosi.