Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pelayanan yang diberikan pihak BMT dalam prespektif islam kepada nasabah dan ditingkatkan lagi oleh pihak BMT. Berdasarkan hal itu penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kualitas pelayanan dalam prespektif islam, dan bagaimana peningkatan kualitas pelayanan dalam prespektif islam pada KJKS BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo. Dengan tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan dalam prespektif islam serta peningkatannya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik pengolahan data deskriptif kualitatif. Adapun objek penelitian ini adalah nasabah BMT yang berjumlah 3 (tiga) orang, dan informan dari pihak BMT berjumlah 2 (dua) orang yaitu manajer dan teller BMT. Dimensi yang menentukan kualitas pelayanan pada perbankan syariah ada 6 (enam) komponen. Dimensi kualitas pelayanan yaitu Kepatuhan Pada Syariat Islam (Sharia Compliance), Jaminan (Assurance), Ketanggapan (Responsiveness), Bukti Fisik (Tangibles), Empaty (Emphaty), dan Kehandalan (Reability). Hasil penelitian ini menerangkan bahwa kualitas pelayanan dari BMT sudah sesuai dimensi kualitas pelayanan untuk memuaskan nasabah meskipun tidak menerapkan jaminan dalam kegiatan operasionalnya dilihat dari hasil wawancara. BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo sudah beroperasi sesuai dengan syariat islam, dimana tidak ada menerapkan sistem bunga dalam seluruh kegiatan operasionalnya. Peningkatan kualitas pelayanan pada BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo yaitu dengan mengutamakan kepentingan para nasabah agar nasabah tersebut terus loyal pada BMT ini dan BMT memberikan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan.