Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Uslub Tasybih dalam Juz 'Amma (Analisis Terhadap Penafsiran Imam al-Syaukani pada Tafsir Fath al-Qadir)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Nur’aisyah, NIM 4120014, Judul Skripsi :“Uslub Tasybih dalam Juz ‘Amma (Analisis Terhadap Penafsiran Imam al-Syaukani pada Tafsir Fath al-Qadir)”. Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2024 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh esensi Al-Qur’an yang kaya akan kemukjizatan diantaranya mukjizat bahasa. Salah satu mukjizatnya adalah ilmu balaghah. Hal ini terjadi karena balaghah memiliki tujuan dan nilai utuh yang termuat di dalam cabang-cabangnya. Balaghah memiliki tiga cabang yaitu ma’ani, bayan dan badi. Bayan menjadi salah satu kajian yang memfokuskan gaya dan ragam penyampaian suatu kalimat. Salah satu gaya tersebut dikenal dengan istilah tasybih. Tasybih adalah cara menyampaikan suatu pesan menggunakan unsur persamaan atau perbandingan. Pola kalimat ini sangat banyak ditemukan dalam Al-Qur’an khususnya juz ‘Amma. Untuk menyempurnakan penelusuran ini dilakukan analisis terhadap ayat tasybih dalam juz ‘Amma menggunakan penafsiran Imam al-Syaukani dalam Tafsir Fath al-Qadir. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang data-datanya diperoleh dari kepustakaan. Penelitian kepustakaan merupakan penelitian yang semua referensinya atau data-datanya berasal dari dokumen, baik itu buku, skripsi, jurnal, naskah, foto, dan lain-lain. Penelitian kepustakaan lebih mengarah kepada hal-hal yang bersifat teoritis, gagasan-gagasan atau ide-ide dari sub tema yang dipilih. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan sepuluh ayat dalam juz ‘Amma yang mengandung uslub tasybih dengan dua jenis tasybih yang dominan, yaitu tasybih baligh dan tasybih mursal. Setelah melakukan identifikasi, dilanjutkan dengan penafsiran ayat tersebut berdasarkan tafsir Fath al-Qadir. Hasil penelusuran ini memperoleh beberapa analisis penafsiran diantaranya, dalam menafsirkan ayat tasybih al-Syaukani memiliki keunikan dibanding mufassir lughawi lainnya. Al-Syaukani hanya membubuhkan kaidah kebahasaan seperti i’rab dalam beberapa ayat saja. Al-Syaukani juga memberikan isyarat akan adanya uslub tasybih dalam ayat dengan ungkapan syibh tanpa menyebutkan secara tegas indikator tasybih lalu ditafsirkan sebagaimana mestinya. Disamping itu, sebagai salah seorang tokoh beraliran syi’ah zaydiyah tidak mempengaruhi al-Syaukani dalam menafsirkan ayat tasybih dalam juz ‘Amma.

Kata kunci

Uslub Tasybih, Juz 'Amma, Imam al-Syaukani, Tafsir Fath al-Qadir

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Uslub Tasybih dalam Juz 'Amma (Analisis Terhadap Penafsiran Imam al-Syaukani pada Tafsir Fath al-Qadir)2024 · oai:ais:skripsi:14292

Publikasi terkait