Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Fenomena Kegelapan Dasar Laut Menurut Zaghloul al-Najjar (Analisis Penafsiran Tafsir Ilmi Pada Q.S An-Nur: 40)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•7 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Mohamad Fiqry Amhar, NIM 4120017, Judul Skripsi :“Fenomena Kegelapan Dasar Laut Menurut Zaghloul al-Najjar (Analisis Penafsiran Tafsir Ilmi Pada Q.S An-Nur: 40)”. Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2024 Skripsi ini merupakan salah satu karya ilmiah yang membahas mengenai fenomena kegelapan dasar laut yang terdapat dalam lafaz zhulumat fi bahr lujji pada surah An-Nur ayat 40 dengan mengambil sudut pandang mufassir Zaghlul al-Najjar dalam kitab tafsirnya al-Ayat al-Kawniyyah fi al-Qur’an al-Karim yang pada dasarnya hanyalah suatu kajian yang bersifat tematik atau maudhu’i dengan memfokuskan kepada ayat-ayat kawniyyah saja. Kitab tafsir dengan corak ‘ilmi ini memuat penafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang dikorelasikan dengan ilmu-ilmu pengetahuan (ilmu eksperimen) untuk mengungkapkan kemukjizatan Al-Qur‟an. Munculnya penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fakta ilmiah yang diisyaratkan oleh ayat-ayat Al-Qur’an termasuk hal unik yang ada pada laut yakni kegelapan total pada kedalaman laut dan samudera. Di mana pada zaman modern ini memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang. Fakta-fakta mengenai fenomena kegelapan dasar laut in mulai terungkap pada awal abad 20 M, namun hanya sedikit yang tahu bahwa jauh sebelum penelitian tersebut diungkap, Al-Qur’an dalam surah Al-Nur [26]: 40 telah menyebutkannya walaupun hanya secara implisit atau tersirat dalam lafaz zhulumat fi bahr lujji. Penelitian ini mengambil penafsiran perspektif Zaghlul al-Najjar karena selain merupakan seorang mufassir yang ahli di bidang tafsir Al-Qur’an berbasis sains, dalam kitabnya ia membahas mengenai kegelapan total pada kedalaman laut dan samudera dalam surah Al-Nur ayat 40 ini dengan menjadikannya satu bab tersendiri disertai keterangan berupa gambar sebagai pelengkap. Dalam skripsi ini memfokuskan kepada rumusan masalah, yakni (1) Bagaimana penafsiran Zaghloul al-Najjar terhadap Q.S An-Nur ayat 40 tentang kegelapan dasar laut, (2) korelasi penafsiran Zaghlul a-Najjar dengan penemuan sains modern yakni fenomena kegelapan dasar laut. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa, 1) Dalam menafsirkan Q.S An-Nur ayat 40, menurut Zaghloul al-Najjar pada ayat Al-Qur’an yang mulia ini turun dalam konteks perumpamaan perbuatan orang-orang kafir, akan tetapi walaupun demikian, ayat tersebut datang dalam reaksi ilmiah sebab terjadinya kegelapan total pada kedalaman laut dan samudera. 2) Terdapat relevansi antara penafsiran Zaghlul al-Najjar terkait Q.S An-Nur ayat 40 terdapat kesesuaian dengan tiga teori meliputi teori spektrum warna, teori gelombang internal, dan teori kegelapan disebabkan oleh awan.

Kata kunci

Fenomena Kegelapan Dasar Laut, Tafsir 'Ilmi, Zaghloul al-Najjar, Sains Modern

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Fenomena Kegelapan Dasar Laut Menurut Zaghloul al-Najjar (Analisis Penafsiran Tafsir Ilmi Pada Q.S An-Nur: 40)2024 · oai:ais:skripsi:14287