Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengetahuan tentang riba, perceived ease of use, perceived of usefulness dan religiusitas masyarakat perkotaan memilih BPRS di Kota Bukittinggi. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah BPRS di Kota Bukittinggi dengan jumlah populasi sebanyak 26.695 nasabah. Dalam penelitian ini diambil jumlah sampel sebanyak 162 nasabah responden yang ditentukan dengan menggunakan metode Hair, et al dengan mengambil jumlah sampel 6 kali dari jumlah indikator dalam penelitian. Selanjutnya penentuan pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu masyarakat Muslim Kota Bukittinggi dan menjadi nasabah BPRS di Kota Bukittinggi. Analisis penelitian ini mengunakan WarpPLS 5.0, berdasarkan hasil pengujian hipotesis Secara parsial menunjukkan bahwa variabel Pengetahuan Tentang Riba berpengaruh positif signifikan terhadap Memilih BPRS dengan nilai signifikan 0,01 0,05. variabel Perceived Ease Of Use berpengaruh positif signifikan terhadap Memilih BPRS dengan nilai signifikan 0,01 0,05. Perceived of Usefulness berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Memilih BPRS dengan nilai signifikan 0.10 yang artinya >0.05. dan Religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Memilih BPRS dengan nilai signifikan 0,01 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Tentang Riba memiliki konstribusi terhadap Memilih BPRS sebesar 0,89 (89%). Perceived Ease Of Use memiliki konstribusi terhadap Memilih BPRS sebesar 0,79 (79%). Perceived of Usefulness memiliki nilai konstribusi 0,02 (2%). Dan Religiusitas memiliki konstribusi terhadap Memilih BPRS sebesar 0,70 (70%). Riset ini menyarankan beberapa hal terutama untuk BPR Syariah, dengan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi BPRS dalam mengevalusi dan mengoptimalkan kinerjanya agar bisa meningkatkan BPRS ke arah yang lebih baik lagi.