Abstrak
Skripsi yang berjudul “Analisis Strategi Pengelolaan Produksi Usaha Ternak Ayam Petelur Berdasarkan Perspektif Manajemen Syariah (Studi Kasus Di Nagari Simpang Kapuak Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota)” yang disusun oleh Suci Maha Rani dengan NIM 3719031 program studi S1 Manajmen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi atas bimbingan Ibuk Novera Martilova, SE, ME. Dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat, saat ini pengusaha di tuntut untuk dapat mengelola usahanya supaya berkembang, maju, besar serta menjadi pengusaha yang sukses. Pengelolaan usaha yang baik di mulai dari pengusaha yang banyak menghadapi kendala-kendala dalam dunia usaha. Maka dibutuhkan strategi dalam mengelola usaha supaya usaha yang dijalankan dapat bertahan lama. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggambarkan secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara dan observasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa strategi pengelolaan produksi usaha ternak ayam petelur yang digunakan selama menjalankan usaha yaitu strategi pembuatan kandang yang baik, yang digunakan untuk melindungi ayam dari perubahan iklim dan cuaca. Strategi dalam pemilihan bibit, bibit yang dipilih yaitu bibit yang unggul untuk memperoleh hasil telur yang berkualitas. Strategi dalam perawatan dan kesehatan pada ayam, menjaga kesehatan ayam harus memperhatikan vaksin dan vitamin yang diberikan agar pertumbuhan ayam sesuai umur dan sehat, dan strategi dalam pemilihan pakan yang diberikan. Kendala maupun solusi yang dihadapi dalam pengelolaan produksi ternak ayam petelur yaitu biaya pakan yang besar, solusinya yaitu dengan memberikan pakan alternatif atau probiotik agar pakan dapat terserap sempurna. Tumbuh kembang yang tidak merata, solusinya yaitu diperlukan evaluasi dan pengurangan bibit dalam satu kandang agar perkembangan ayam berjalan dengan baik. Tingkat stres yang tinggi, solusinya dengan memisahkan dari kelompoknya ke tempat lain. Resiko yang tinggi, dan harga yang tidak stabil.