Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MINANGKABAU DAN MANDAILING DALAM PROSES AKULTURASI PERNIKAHAN DI NAGARI UJUNG GADING KECAMATAN LEMBAH MELINTANG KABUPATEN PASAMAN BARAT

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Komunikasi dan Penyiaran Islam•7 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul tentang Komunikasi Antarbudaya Minangkabau Dan Mandailing Dalam Proses Akulturasi Pernikahan Di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Skripsi ini ditulis oleh Reka Mindaling NIM 4319055, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi 1444 H/ 2023. Penelitian ini dilatar belakangi tentang terjadinya percampuran kebudayaan di daerah Nagari Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat, Etnis Minangkabau dan Mandailing memiliki motif budaya bersifat khusus yang memusat pada kebudayaan masing-masing yang dimiliki. Masing-masing dari masyarakat pendatang menjalani pertukaran karena harus menyesuaikan diri pada wilayah yang baru, baik gaya hidup, kiat bergaul, dan ikatan sosial lainnya. Pernikahan campuran antar etnis yang berbeda juga telah terjadi di Nagari Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat. Peristiwa ini mengakibatkan adanya perubahan dari masing-masing etnis terkait nilai budaya yang dipercaya oleh masyarakat dan juga memperluas jejaring kekerabatan. Latar belakang ini yang kemudian diangkat peneliti ke dalam rumusan masalah mengenai apa saja kegiatan pernikahan yang berasal dari Minangkabau, kemudian apa saja kegiatan pernikahan yang berasal dari Mandailing, bagaimana proses terjadinya Komunikasi antarbudya dalam proses kulturasi pada pernikahan etnis Mandailing dan Minangkabau. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hal ini bertujuan untuk mengamati dan menggambarkan keadaan suatu upacara adat pernikahan Sumando dan Manjujur yang berada di daerah perbatasan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi untuk mengamati berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Datuok, Penghulu, Niniak mamak, kedua pengantin, orangtua kedua pengantin dan Masyarakat setempat dalam upacara adat pernikahan. wawancara yang dilakukan penulis dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur terhadap Datuok, penghulu, niniak mamak, kedua mempelai beserta orangtua dan masyarakat setempat. Penelitian ini mendeskripsikan latar belakang terjadinya percampuran dua kebudayaan yaitu Minangkabau dan Mandailing, memberikan gambaran terhadap proses upacara adat Sumando dan Manjujur. Hasil penelitian ini adalah dua kebudayaan berbeda di Nagari Ujung gading yakni Mandailing dan Minangkabau mengakibatkan terjadinya akulturasi ini sering terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan dalam suatu tradisi, meskipun terjadi perubahan dalam prakteknya, hal itu tidak merubah tujuan asli dari tradisi tersebut.

Kata kunci

Kata Kunci : Akulturasi,Minangkabau,Mandailing.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MINANGKABAU DAN MANDAILING DALAM PROSES AKULTURASI PERNIKAHAN DI NAGARI UJUNG GADING KECAMATAN LEMBAH MELINTANG KABUPATEN PASAMAN BARAT2023 · oai:ais:skripsi:13134