Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hal-hal yang dirasakan mahasiswa dalam pembelajaran daring dimasa pandemi (covid-19) seperti gugup, keluar keringat berlenihan, telapak tangan berkeringat, mulut terasa kering, sering mimpi buruk, jantung berdebar-debar, sulit berkonsentrasi, merasa was-was, merasa tidak mampu, gelisah tidak menentu, sulit tidur dimalam hari, mudah tersinggung, yang merupakan beberapa hal yang terjadi ketika seseorang mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan yang dirasakan oleh mahasiswa semester tiga Program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas tarbiyah dan Ilmu keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi saat melakukan pembelajaran daring selama pandemik (covid-19). Penelitian ini mengunakan penelitian lapangan (field research) dalam bentuk deskriptif kualitatif, informan kunci adalah mahasiswa bimbingan konseling semester tiga dan yang menjadi informan pendukung adalah orangtua mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara menggunakan snowball sampling. Pengolahan data dengan dengan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan mahasiswa dalam pembelajaran daring dimasa pandemi (covid-19) di UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi adalah dari lingkungan keluarga, dari lingkungan sosial, susahnya jaringan internet, kuliah sambil bekerja, sarana prasarana yang kurang memadai, tugas yang menumpuk dan mahasiswa yang tidak memahami materi pembelajaran.