Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap praktik income smoothing perusahaan manufaktur industri makanan dan minuman yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia). Populasi yang dipakai dalam pengumpulan data penelitian ini didapatkan dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BET) pada tahun 2015-2021. Didapatkan populasi dari penelitian ini berjumlah 72 perusahaan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. dimana pemilihannya dilakukan tidak secara acak dan juga dibutuhkan beberapa pertimbangan tertentu yang sesuai dengan tujuan. Setelah melakukan puposive sampling sampel yang didapatkan adalah sebanyak 20 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap Income Smoothing. Dimana ukuran perusahaan memiliki nilai t hitung sebesar 0,033, lebih kecil dari nilai t tabel dengan nilai t tabel 1,978, sedangkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0.05 sebesar 0,974 artinya Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Income Smoothing. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap praktik income smoothing. Dimana variabel profitabilitas memiliki nilai t hitung 0.439 yang mana lebih kecil dari nilai t tabel 1,978 sedangkan nilai signifikansi sebesar 0,666 dimana lebih besar dari 0.05 artinya profitabilitas tidak berpengaruh terhadap Praktik income smoothing. Hasil uji statistik F menghasilkan F hitung 0.100 dengan tingkat signifikan 0,906 lebih besar dari 0.05, maka HO diterima atau Ha ditolak (tidak terdapat pengaruh simultan). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa tidak adanya pengaruh dari kedua variabel independen (ukuran perusahaan dan profitabilitas) terhadap variabel dependen (praktik income smoothing).