Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

PERANAN SYEKH ARSYAD DALAM MENGEMBANGKAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH DI BATUHAMPAR (1899-1924)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sejarah Peradaban Islam•7 dilihat · 3 unduhan

Abstrak

Skripsi atas nama Miftahul kharani Putri, NIM. 4419006 program studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri UIN Syekh Muhammad Djamil Jambek Bukittinggi dengan judul “Peranan Syekh Arsyad dalam mengembangkan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah di Batuhampar 1899-1924” Skripsi ini menjawab permasalahan tentang peranan Syekh Arsyad di nagari Batuhampar dalam mengembangkan Tarekat Naqsyabandiyah dari tahun 1899-1924. Penelitian ini berisi asal mula tarekat Naqsyabandiyah di nagari Batuhampar oleh Syekh Abdurrahman dan kemudian dikembangkan oleh anaknya Syekh Arsyad. Penelitian ini dianggap penting agar pembaca mengetahui kejayaan tokoh ulama di nagari Batuhampar dalam bidang pendidikan agama islam khususnya Tarekat Naqsyabandiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Penulis akan mencari sumber yang berkaitan dengan penelitian ini. Sumber yang didapatkan berasal dari naskah-naskah peninggalan Syekh Arsyad, kemudian hasil wawancara dari keturunan Syekh Arsyad dan seorang penggiat literasi ulama di Minangkabau dan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan penelitian ini. Selanjutnya penulis akan mengkritik sumber yang didadapatkan baik secara internal maupun eksternal. Kemudian data-data yang sudah dikritik akan diinterpretasi dan akan ditulis dalam bentuk skripsi pada tahap ini dinamakan historiografi. Dari hasil penelitian ini akan ditemukan yakni: 1) Tarekat Naqsyabandiyah diperkenalkan oleh ulama dari Batuhampar bernama Syekh Abdurrahman; 2) Surau Batuhampar sangat berperan penting dalam mengembangkan Tarekat Nasyabandiyah pada masa itu; 3) Syekh Arsyad juga melakukan perjalanan ziarah, yang kemudian ia tuangkan dalam sebuah naskah bertuliskan Arab Melayu. Selain itu Syekh Arsyad juga mendapatkan ijazah tarekat dari ayahnya dan diangkat menjadi Mursyid sekaligus menggantikan Syekh Abdurrahman memimpin surau Batuhampar 4) Syekh Arsyad memimpin surau dan Tarekat Naqsyabandiyah di Batuhampar hingga berkembang pesat, bahkan para pesuluk ataupun pelajar yang datang menimba ilmu agama mencapai ribuan orang.

Kata kunci

Syekh Arsyad Batuhampar, Tarekat Naqsyabandiyah, Nagari Batuhampar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERANAN SYEKH ARSYAD DALAM MENGEMBANGKAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH DI BATUHAMPAR (1899-1924)2023 · oai:ais:skripsi:13018