Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Sejarah Keluarga Buya H. Awiskarni Husin : Studi Atas Pewarisan Nilai-Nilai Ketarbiyahan Dalam Keluarga Ulama Tradisional (Kaum Tua)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sejarah Peradaban Islam•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini atas nama Shafira Siti Nurhasanah, NIM. 4419003, Program Studi S1 Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berjudul “Sejarah Keluarga Buya Awiskarni Husin : Studi Atas Pewarisan Nilai-Nilai Ketarbiyahan Dalam Keluarga Ulama Tradisional (Kaum Tua)” yang membahas mengenai pola pewarisan nilai-nilai ketarbiyahan dalam keluarga kemudian cara serta proses dari pewarisan nilai tersebut serta penerimaan dan pengaktualisasian nilai-nilai tersebut oleh keluarga Skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan biografi singkat Buya Awiskarni, kemudian bentuk-bentuk nilai-nilai Ketarbiyahan serta proses pewarisan nilai tersebut dan penerimaan serta pengaktualisasiannya oleh keluarga. Penelitian mengenai keluarga ini dianggap penting karena pembahasannya merupakan suatu kebaruan dalam menambah khazanah keilmuan sejarah keluarga terkait dengan keluarga ulama Kaum Tua. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Penulis pertama-tama mencari sumber-sumber yang berhubungan dengan penelitian ini. Sumber atau data tersebut berasal dari hasil wawancara dari keluarga Buya Awiskarni serta para guru di Mti Pasia, dokumentasi berupa foto serta rekaman, dokumen tertulis berupa surat keputusan, piagam penghargaan dan sertifikat, kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta kelahiran, akta nikah dan tulisan yang berkaitan dengan penelitian ini. Pada tahap selanjutnya, penulis melakukan kritik terhadap sumber: kritik internal dan kritik eksternal. Kemudian fakta-fakta yang ditemukan akan diinterpretasikan sehingga menghasilkan suatu cerita sejarah. Penulisan cerita sejarah tersebut disebut sebagi historiografi. Historiografi adalah tahapan terakhir penelitian yang penulis lakukan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa nilai-nilai Ketarbiyahan dalam keluarga Buya Awiskarni yaitu berupa keilmuan, berargumen sesuai dengan referensi, ketawadhu’an, sikap tegas dan penyayang, adab kepada guru, keikhlasan dalam mengajar serta berani dan Istiqamah. Nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak masa ayahnya (Buya Husin Amin) pada 1956 dan diwariskan secara lebih intens tahun 1957 saat Buya Awiskarni bersekolah di Mti Pasia. Cara pewarisan nilai tersebut yaitu melalui proses pengajaran secara langsung serta dalam bentuk keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu ketika sudah berkeluarga pada tahun 1976, nilai tersebut masih tetap dilanjutkan bahkan diajarkan juga kepada istri (Neng Herawati). Setelah memiliki anak pada tahun 1977 (Rini Agustin), tahun 1979 (Rina Awis), tahun 1981 (Dulyamani) nilai tersebut tetap diwariskan kepada mereka bahkan ketika mereka sudah berumah tangga (menantu). Setelah mempunyai cucu pada tahun 2006 (Hazeem Moutawally Elsyafei) nilai tersebut juga masih terus diwariskan dengan cara yang sama.

Kata kunci

Buya Awiskarni Husin, Mti Pasia, Nilai Ketarbiyahan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Sejarah Keluarga Buya H. Awiskarni Husin : Studi Atas Pewarisan Nilai-Nilai Ketarbiyahan Dalam Keluarga Ulama Tradisional (Kaum Tua)2023 · oai:ais:skripsi:12995