Abstrak
ABSTRAK Muhammad Nurul Hadi Pasaribu, NIM: 4119074, Judul Skripsi: Ragam Resepsi Penghafal Al-Qur’an Terhadap Ayat Akhlak (Studi Living Qur’an Di Surau Tahfidzul Qur’an Firdaus Jalikur Patanangan), Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2023. Latar belakang penelitian ini membahas Ragam Resepsi Penghafal Al-Qur’an Terhadap Ayat Akhlak (Studi Living Qur’an Di Surau Tahfidzul Qur’an Firdaus Jalikur Patanangan) adalah ditemukan beragam bentuk resepsi atau Penerimaan Al-Qur’an yang diperaktikkan atau diekspresikan dengan cara yang berbeda-beda dengan tujuan tertentu. Beberapa bentuk resepsi yang terdapat di Surau Tahfidzul Qur’an Firdaus Jalikur Patanangan adalah seperti kaligrafi yang berada didalam Surau, Sholawatan, tahsin Al-Qur’an, serta mebaca surat-surat pilihan. Sebagaimana Al-Qur’an disamping kitab suci sekaligus pedoman umat islam juga sebagai petunjuk yang didalamnya mencakub banyak penyelesaian-penyelesaian sehingga pengaplikasian Al-Qur’an ditengah-tengah masyarakat sangat beraneka ragam sesuai dengan resepsi yang diterima masyarakat itu sendiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian metode kualitatif dan penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field research). Pada penelitian ini, peneliti memperoleh data dari berbagai instrument, yaitu seperti wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan pendekatan deskriftif kualitatif, analisis data yang diperoleh (berupa kata-kata, gambar atau perilaku), data dituangkan dengan memberikan pemaparan atau penggambaran mengenai situasi atau kondisi yang diteliti dalam bentuk uraian naratif. Hasil penelitian yang dapat diperoleh adalah bahwa ragam resepsi Al-Qur’an yang ada di Surau Tahfidzul Qur’an Firdaus Jalikur Patanangan terbagi menjadi dua yaitu resepsi estetis dan resepsi fungsional. 1) Resepsi estetis terlaksana dalam kaligrafi didalam Surau Firdaus, melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan lagham (irama), resepsi fungsional Al-Qur’an teraplikasikan dalam tradisi sholawatan, pembacaan tahsin dan tajwid, serta surat-surat pilihan yang diamalkan oleh penghafal Al-Qur’an disana. 2) pemaknaan resepsi ini peneliti menggunaka paradigama fenomenologi Heddy Ahmisa Putra, yang pertama resepsi estetik dimaknai agar selalu dekat dengan Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an dengan lagham (irama), media dakwah, dan motivasi dalam memperbaiki aklak, sedangkan yang kedua adalah resepsi fungsional dimaknai atau dipahami sebagai meningkatkan cinta terhadap Rasulullah SAW, lebih memperbaiki pembacaan dan pelafalan ayat suci Al-Qur’an, serta perlindungan diri dai gangguan Jin. Kata Kunci: Resepsi, Penghafal Al-Qur’an, Akhlak