Abstrak
Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Tingkat Keramahlingkungan Alat Tangkap Ikan Bilih Terhadap Pendpatan Masyarakat di Pinggiran Danau Singkarak, Nagari Siamawang, Kab. Tanah Datar”. Disusun oleh Mutiara Adella 3219168. Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UNIVERSITAS SJECH M.DJAMIL DJAMBEK Bukittinggi. Latar BelakangMasalah dalam penelitian ini adalah banyaknya Nelayan yang ada di sekitaran Danau Singkarak menggunakan alat untuk menangkap ikan dengan cara yang cepat. Adapun alat yang digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan yaitu bagan. Bagan merupakan alat yang tidak diperbolehkan dalam peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 81 Tahun 2017, karena alat ini menyebabkan kerusakan lingkungan serta turunnya ekosistem laut dan punahnya ikan yang ada di danau Singkarak. Alat ini bisa menghasilkan ikan yang sangat banyak tanpa menggunakan alat tangkap seperti Bagan, alat ini bekerja dengan sendirinnya berbeda dengan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan seperti Jaring Ingsang, Pancing, dan Jala. Akibatnya masyarakat seringkali melakukan tindakan destruktif yang mengancam keberadaan ikan Bilih yaitu dengan melakukan penangkapan menggunakan alat tangkap yang tidak ramahlingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis “Pengaruh keramahlingkungan alat tangkap ikan bilih terhadap pendapatan masyarakat”. Penelitian ini tergolong penelitian Kualitatif yang di kuantifikasi dengan menggunakan Skala Likert. Data yang digunakan adalah data primer yang di dapat dari pengisian angket kuesioner oleh responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear sederhana. Analisis penelitian ini mengunakan SPSS, berdasarkan hasil pengujian hipotsis menunjukkan bahwa variabel Keramahlingkungan alat tangkp ikan bilih secara simultan berpengaruh terhadap variabel pendapatan masyarakat dengan nilai signifikan 0,006 > 0,05. Dari hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel keramahlingkungan alat tangkap ikan bilihberpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan masyarakat. Dengan nilai koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,133 atau 13,3%. Bagaimana pandangan ekonomi islam terhadap penggunaan bagan dengan adanya peraturan tentang pelarangan penggunaan Bagan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan meningkatnya pendapatan pemenuhan akan kebutuhan masyarakat pun jadi lebih tercukupi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Islam segala bentuk kegiatan ekonomi tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata melainkan tetap berpegangan pada etika Islami yang melarang segala bentuk kedzhaliman terhadap orang bahkan makhluk lain. Islam menengahi dengan merealisasikan kemaslahatan bagi manusia, dan menghilangkan mudharat serta bersikap adil kepada makluk lain agar tidak membahayakan dan dapat berguna bagi kesejateraan masyarakat.