Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Rani Marta Sari, Nim 3219032, Mahasiswa Program Studdi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islaam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Peran Sekolah Lapangan Organik (SLAPO) Dalam Mengurangi Kemiskinan Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Penyaluran Dana Desa di Nagari Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung)”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat pendidikan dan perekonomian sehingga angka kemiskinan yang lumayan tinggi di Nagari Sumpur kudus Kabupetan Sijunjung. Moyoritas masyarakat yaang bekerja sebagai petani terkadang kesulitan dalam memenuhi keebtuhan sehari-harinya. dengan adanya sekolah lapangan organik yang merupakan suatu organisasi non pendidikan yang merupakan wadah tempat belajar oleh masyarakat di Nagari Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Hadirnya sekolah lapangan organik yaitu dengan tujuan bisa meminimalisir biaya oleh petani agar bisa menggunakan bahan-bahan organik yang ada di sekitar lingkungan yang nantinya akan bisa menambah pengetahuan petani dan bisa merubah pola pikir ke arah yang lebih maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang Peran Sekolah Lapangan Organik (SLAPO) Dalam Mengurangi Kemiskinan Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Penyaluran Dana Desa di Nagari Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung). Dengan metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Kemudian teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa peran sekolah lapangan organik di Nagari Sumpur Kudus sudah bisa meningkatkan pendapatan masyaraakat khususnya anggota kelompok tani, sehingga akan bisa menciptakan standar hidup layak dan menciptakan kesejahteraan. Adapun indikator kesejahteraan yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar baik itu material dan spritual. Messkipun belum banyak peran sekolah lapangan organik dapat mengurangi angka kemiskinan tetapi sedikit banyaknya sudah bisa berkontribusi dalam meningkatkaan produktivitas petani yaitu dengan menggunakan pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan. Sehingga petani tidak lagi mengeluarkan banyak biaya dalam pengolahan sawah petani. Seiring berjalannya kegiatan sekolah lapangan organik di Nagari Sumpur Kudus pada tahun 2021 kegiatan sekolah lapangan organik terkendala biaya dan akhirnya Pemerintahan Nagari Sumpur Kudus ikut berpatisipasi demi kelaancaran kegiatan sekolah lapangan organik yaitu dengan megarahkan dana desa agar kegiatan tersebut bisa mencapai tujuanya. Adapun peran sekolah lapangan organik dalam mengurangi kemiskinan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi islam yaitu prinsip keadilan dimana masih ada anggota yang merasa terzolimi dan tidak sepenuhnya mendapatkan keadilan. Kata Kunci: Sekolah Lapangan Organik, Kemiskinan dan Penyaluran Dana Desa