Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Konstruksi Hermeneutika Feminis Amina Wadud dan Implementasinya Terhadap Hadis Misoginis

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam - S2•12 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Tesis ini berjudul “Konstruksi Hermeneutika Feminis Amina Wadud dan Implementasinya terhadap Hadis Misoginis” yang disusun oleh Rahmah Eka Saputri, NIM 40121005 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi 2023. Latar belakang dari tesis ini adalah adanya pandangan misoginis terhadap perempuan yang kerap menimbulkan kekerasan terhadap perempuan itu sendiri. Pemahaman misoginis itu salah satunya disebabkan oleh kesalahan dalam memahami teks-teks agama yang seharusnya dibaca dengan semangat keadilan justru dijadikan legitimasi untuk memaarjinalkan perempuan dalam kehidupan social. Salah satu teks agama yang secara umum sering digunakan untuk melegitimasi otoritas laki-laki atas perempuan adalah hadis-hadis nabi yang dianggap misoginis. Oleh sebab itu penulis merasa perlu untuk meneliti kajian ini dengan menganalisis kembali hadis-hadis misoginis tersebut menggunakan metode hermeneutika berperspektif feminis. Amina Wadud merupakan seorang tokoh hermeneutika bercorak feminis yang metodenya penulis anggap sesuai untuk menganalisis ulang hadi-hadis misoginis. Dengan begitu focus pembahasan dalam tesis ini adalah bagaimana memahami kosntruksi hermeneutika feminis Amina Wadud kemudian mengimplementasikannya kepada hadis-hadis yang dianggap misoginis. Metodologi dalam tesis ini berdasarkan kepada suatu penelitian literer dan studi kepustakaan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara membaca, memahami dan menganalisis buku-buku atau jurnal. Metode ini mencoba menelusuri, menganalisis dan menginterpretasi sesuai data-data yang ditentukan tentang metode hermeneutika feminis yang diusung oleh Amina Wadud. Sehingga penulis dapat mengaplikasikannya terhadap hadis-hadis yang dianggap misoginis. Hasil dari tesis ini menunjukkanbahwa metode hermeneutika feminis Amina Wadud merupakan metode interpretasi holistic yang menjadikan keadilan gender sebagai spirit utamanya. Dalam metodologinya Amina Wadud mengkombinasikan hermeneutika double movement Fazlur Rahman dan metode tafsir quran bil quran. Secara ringkas Amina Wadud menjelaskan tiga cakupan dalam heremenutikanya, yaitu: konteks social saat suatu teks itu diturunkan, makna teks, dan weltanchung Alquran. Metode ini kemudian penulis aplikasikan kepada dua hadis misoginis yaitu: 1) Hadis tentang tidak bolehnya perempuan menjadi pemimpin dan 2) Hadis tentang perempuan sebagai pelayan suami. Hasil reinterpretasi terhadap hadis yang pertama menunjukkan bahwa dengan konteks social hari ini memungkinkan perempuan untuk berpartisipasi lebih di ruang public maupun dalam hal kepemimpinan.. Demikian juga halnya dengan hadis yang kedua, menurut Amina Wadud, konteks social saat hadis tersebut dituturkan adalah lumrahnya model perkawinan-penundukan di masyarakat. Namun sebaliknya dalam praktek rumah tangganya Nabi justru menunjukkan sikap kooperatif yang penuh kasih sayang dan bukanlah sikap otoritatif.

Kata kunci

Misoginis, Amina Wadud, Kepemimpinan Perempuan, Pelayan Suami

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Konstruksi Hermeneutika Feminis Amina Wadud dan Implementasinya Terhadap Hadis Misoginis2023 · oai:ais:skripsi:12566