Abstrak
Deygo Trananda Utama, Nim (3219187). Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dibawah bimbingan bapak Amsah Hendri Doni, ME dengan judul “Pengaruh Pendapatan Perkapita dan Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Kemiskinan di Provinsi Bengkulu”. Bengkulu adalah salah provinsi yang masih tergolong miskin di Indonesia. Bengkulu masuk kedalam 10 besar provinsi termiskin di Indonesia. Kemsikinan merupakan ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jika dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan, diantaranya adalah pendapatan perkapita dan konsumsi rumah tangga. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini. Permasalahan yang terjadi yaitu pendapatan perkapita dan konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan dari tahun 2012-2012 sedangkan kemiskinan mengalami fluktuasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi pengaruh pendapatan perkapita dan konsumsi rumah tangga terhadap kemiskinan di provinsi Bengkulu. Data dikumpulkan melaui metode dokumentasi data sekunder. Jenis penelitian ini kuatitatif asosiatif. Kemdian dilakukan motode yang meliputi, uji prasarat data yang terdiri dari (uji normalitas, uji homogenita dan uji linearitas). Berikutanya yaitu uji asumsi klasik yang terdiri dari (uji autokorelasi uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas), selanjutnya uji regresi linear berganda yang terdiri dari (uji parsial dan uji serentak), selanjutnya uji koofisien determinasi (R2). Kemudian untuk menganalisi menggunakan software SPSS 25.0. landasan teori yang digunakan adalah teori ekonomi makro. Berdasarkan hasil pengujian maka dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut: 1) Pendapatan perkapita berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di provinsi Bengkulu tahun 2012-2021 dengan meliputi hasil sebesar 0.968 > 0.05 maka H0 di terima dan Ha di tolak. 2) Konsumsi rumah tangga berpengaruh tidak signifikan terhadap kemiskinan di provinsi Bengkulu tahun 2012-2021 dengan mendapati hasil 0.650 > 0.05 maka H0 di terima dan Ha di tolak. 3) secara simultan Pendapatan perkapita dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan mendapati hasil 0,000 α 0,05 maka H0 ditolak atau Ha di terima. Dari hasil analisis memperlihatkan bahwa pendapatan perkapita berpengaruh tidak signifikan terhadap kemiskinan di provinsi Bengkulu tahun 2012-2021 karena Wilayah Bengkulu yang masih berbasis pertanian yang masih memiliki banyak kendala seperti, terbatasnya sumber daya. Konsumsi rumah tangga juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Bengkulu tahun 2012-2021 karena jumlah penduduk yang terus meningkat bertambah dianggap sebagai suatu permasalahan serius, karena dapat memicu masalah ekonomi dan sosial seperti kemiskinan absolut, ketimpangan pendapatan dan pengangguran yang tinggi