Abstrak
Latar belakang penelitian ini yaitu dalam meningkatkan pemerataan pembangunan pemerintah sudah mengimplementasikan strategi-strategi yang terdapat di Kecamatan Sembilan Koto. Namun pemerintah juga menghadapi beberapa kendala dalam meningkatkan pemerataan pembangunan yaitu terbatasnya anggaran yang mengharuskan pemerintah melakukan pembangunan secara prioritas, jauhnya aksesbilitasi pembangunan yang mengakibatkan terkendalanya pembangunan. Dari strategi yang telah dilakukan pemerintah belum mampu meningkatkan pemerataan pembangunan di Kecamatan Sembilaan Koto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yang mejadi objek penelitian adalah Kepala Camat, Sekretaris Camat, Staf, dan Wali Nagari yang ada di Kecamatan Sembilan Koto. Pengumpulan data yang di gunakan dengan melalui Wawancara, Observasi, Kuesioner dan Studi Keperpustakaan. Teknik Analisa data menggunakan Teknik analisis SWOT. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor internal maupun eksternal merupakan tahapan yang harus dilalui dengan wawancara dengan menggunakan matriks IFE, maktriks EFE, matriks SWOT dan terakhir menggunakan Analisa tabel bobot skor. Pada matriks SWOT terdapat empat strategi dalam meningkatkan pemerataan pembangunan. Hasil penelitian meunjukkan bahwa S-O memiliki skor tertinggi 3,73, S-T 3,46, W-O 2,44 dan W-T 2,17. Dalam meningkatkan pemerataan pembangunan terdapat empat strategi yang dapat diterapkandan dimanfaatkan yaitu: memanfaatkan sumberdaya alam (SDA), mendorong wisata-wisata yang berpotensi, meningkatkan insfrastruktur atau fasilitas, mengikut sertakan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan pembangunan melalui rapat Musrenbang.