Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dari jumlah nasabah pembiayaan murabahah dan pembiayaan musyarakah mutanaqisah yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun disamping itu terdapat perbedaaan yang cukup signifikan dari kedua pembiayaan tersebut, terlihat jumlah nasabah pembiayaan murabahah lebih mendominasi dibanding pembiyaaan musyarakah mutanaqisah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengelolaan pembiayaaan murabahah dan musyarakah mutanaqisah, sekaligus menganalisa perbandingan kedua skema pembiayaan tersebut pada Bank Nagari Cab. Syariah Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan penelitian field research (lapangan) dengan sumber data dalam penelitian ini adalah menggunakan sumber data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan FGD serta dokumentasi perusahaan. Metode dalam menganalisis data adalah deskriptif kualitatif yang menyajikan data menggunakan analisis SWOT dengan teknik IFAS, EFAS, diagram dan matrik SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan kekuatan dan kelemahan dari pembiayaan murabahah dan musyarakah mutanaqisah. Kelemahan pada pembiayaan musyarakah mutanaqisah menyebabkan pembiayaan belum maksimal dalam peningkatan profit Bank Nagari Cab. Syariah Bukittinggi. Namun pembiayaan ini memiliki kekuatan dan peluang yang lebih jika perusahaan mampu memaksimalkan strategi peningkatan pembiayaan musyarakah mutanaqisah. Sedangkan pembiayaan murabahah saat ini berada dalam posisi yang kuat dan berpeluang terus meningkat dengan stategi peningkatan pembiayaan sehingga dapat menghasilkan profit pada Bank Nagari Cab. Syariah Bukittinggi. Kata kunci: Strategi Pengelolaan, Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Musyarakah mutanaqisah