Abstrak
Skripsi ini berjudul “Metode Penilaian Properti Yang Akan Dijadikan Agunan Pada BSI AFO Bukittinggi” yang disusun oleh Reysha Octania Fitri, NIM 3319052. Skripsi mahasiswa program studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan bisnis Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2023. Penelitian ini dilatar belakangi ketertarikan penulis terhadap Metode Penilaian Properti yang digunakan oleh Appraisal Officer BSI AFO Bukittinggi dalam menilai properti yang akan dijadikan agunan, dimana Apprasial Officer hanya menggunakan dua metode penilaiaan, dikarenakan belum mengikuti pelatihan yang lengkap. Serta sulitnya mencari data pembanding di daerah perkampungan karena keterbatasan nilai pasar, dan harga bahan material yang tidak stabil serta harga jual yang berbeda antar toko, sehingga hal itu menjadi suatu yang harus dipertimbangkan oleh penilai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis metode penilaian properti yang akan dijadikan agunan menggunakan pendekaan pasar dan pendekatan biaya serta kendala-kendala yang dialami Appraisal Officer dalam menilai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu melakukan penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menghasilkan lisan dengan tulisan dari apa yang menjadi objek penelitian yang diteliti menggambarkan suatu keadaan tentang metode penilaian properti yang akan dijadikan agunan pada BSI AFO Bukittinggi. Denagn Teknik pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa metode yang digunakan Appraisal Officer BSI AFO Bukittinggi yakni metode pendekatan pasar dan biaya. Dimana pihak bank dalam menentukan nilai suatu properti dengan cara mengumpulkan, mengukur, dan menghitung berdasarkan informasi yang didapat dari para pembanding yang merupakan seorang masyarakat. Serta kendala yang dialami Appraisal Officer BSI AFO Bukittinggi yakni susahnya mencari data pembanding dan terdapat nilai pasar pada bahan bangunan yang tidak stabil serta harga bahan ynag berbeda antar toko. Maka dari itu appraisal officer harus menanyakan informasi data pemabanding kepada lurah, wali nagari atau kepala jorong setempat dan Appraisal Officer harus mengumpulkan seluruh data bahan material antar toko terdekat di sekitaran properti yang kemudian dilakukan penyesuaian nilai agar memperoleh nilai yang relevan dan mendekati nilai pasar yang sebenarnya.