Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Kondisi Keuangan Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Kasus Pada Perusahaan yang terdaftar pada Jakarta Islamic Indeks 70 (JII-70 Periode 2018-2021)” yang disusun oleh Ferliana Indri Cahnia dengan NIM 3418.106 Program Studi Akuntansi Syariah dibimbing oleh ibu Nini Sumarni, S.E., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh Kondisi Keuangan terhadap Agresivitas pajak pada perusahaan yang terdapat pada Jakrta Islamic Index 70 (JII-70). Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder dengan mengakses website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) serta website masing- masing perusahaan yang menjadi sampel Penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan 2 variabel bebas yaitu profitabilitas (ROA) dan Likuidtas (CR), sedangkan variabel terikatnya yaitu Agresivitas pajak (CETR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Uji Statistik DEskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Profitabilitas berpengaruh negatif terhdap agresvitas pajak dibuktikan dengan nilai signifikan kecil dari 0,05 yaitu 0,029 0,05 dan dilihat dari nilai thitung nya bernilai negatif maka profitabilitas berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak.. 2) Likuiditas tidak memiliki pengaruh terhadap agresivitas pajak dibuktikan dengan nilai signifikansi nya besar dari 0,05 yaitu 0,080 > 0,05. 3) Profitabilitas dan Likuidtas secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap agresivitas pajak dibuktikan dengan nilai sig 0,004 0,05 dan nilai fhitung 5,837 > ftabel 3,100, jadi dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini berarti variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap Agresivitas pajak. Dan nilai R square sebesar 0,618 atau 61,8%, hal ini berarti bahwa variabel independen yaitu Profitabilitas dan Likuidtas berpengaruh sebesar 61,8% terhadap variabel dependen yaitu Agresivitas pajak, sedangkan 38,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya.