Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Kebiasaan Mintak Suak Pada Jual Beli Bawang Merah Dalam Tinjauan Hukum Islam (Studi Kasus Masyarakat di Kenagarian Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•12 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Kebiasaan Mintak Suak Pada Jual Beli Bawang Merah Dalam Tinjauan Hukum Islam (Studi Kasus: Masyarakat di Kenagarian Kampung Batu Dalam, Kec. Danau Kembar, Kab. Solok). Skripsi ini ditulis oleh NINDY ABDILLA RIZKA, NIM 1219102, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang “Bagaimana pelaksanaan Mintak Suak pada jual beli bawang merah di Kenagarian Kampung Batu Dalam Kec. Danau Kembar, Kab. Solok?, Apa akibat yang ditimbulkan dalam pelaksanaan kebiasaan Mintak Suak pada jual beli bawang merah di Kenagarian Kampung Batu Dalam Kec. Danau Kembar, Kab. Solok?, dan Bagaimana tinjauan hukum Islam dalam kebiasaan Mintak Suak?. Latar belakang masalah dalam penyusunan skripsi ini adalah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat khususnya para tengkulak bawang merah yang sering melakukan kebiasaan Mintak Suak kepada petani bawang merah di Kenagarian Kampung Batu Dalam, Kec. Danau Kembar, Kab. Solok. Dalam prakteknya, proses pembayaran sering dilakukan dengan cara uang muka diawal lalu pelunasan diakhir, setelah bawang merah yang dibeli tengkulak kepada petani habis terjual dipasar. Namun, pada kenyataannya kesepakatan harga yang ditentukan diawal bisa berubah diakhir pembayaran apabila adanya kerugian yang dialami oleh tengkulak. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana Tinjauan Hukum Islam terhadap Kebiasaan Mintak Suak Pada Jual Beli Bawang Merah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan teknik analisis Deskriptif Kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi secara keseluruhan dalam kebiasaan Mintak Suak. Dalam menganalisis data teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan Wawancara, Studi Pustaka serta Dokumentasi. Dan teknik analisis data ada 3 cara yang digunakan yaitu dengan cara: Pertama, Reduksi Data, adalah merangkum dengan memilih hal-hal pokok yang menjadi topik dari penelitian. Kedua, Penyajian Data, dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat. Ketiga, Verifikasi atau menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam kebiasaan Mintak Suak pada jual beli bawang merah di Kenagarian Kampung Batu Dalam, Kec. Danau Kembar, Kab. Solok adalah praktik jual beli telah melanggar syariat Islam, terbukti bahwa harga yang telah disepakati diawal tidak sesuai dengan pembayaran diakhir oleh tengkulak. Tengkulak mengurangi pelunasan harga sehingga petani merasa dirugikan. Adapun perselisihan ijab dan qabul yang menguntungkan hanya pihak mujib pada satu sisi saja, tidak ada pada sisi lainnya. Dan didalam prakteknya juga terdapat unsur larangan dalam jual beli yaitu gharar. Gharar hukumnya adalah haram, karena telah rusaknya akad pada jual beli dalam menentukan harga. Seharusnya yang harus dipegang adalah ucapan tengkulak pada saat terjadinya transaksi jual beli.

Kata kunci

Mintak Suak, Jual Beli, Gharar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kebiasaan Mintak Suak Pada Jual Beli Bawang Merah Dalam Tinjauan Hukum Islam (Studi Kasus Masyarakat di Kenagarian Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok)2023 · oai:ais:skripsi:11676