Abstrak
Pelajaran Ilmu Tafsir di Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba guru bidang studi merujuk pada dua kitab, yaitu kitab Safwat al-Tafasir dan kitab Mabahits fi Ulumil Qur’an. Penggunaan kedua kitab tersebut seringkali membuat peserta didik kesulitan dalam belajar dikarenakan susunan materi ajar yang belum sistematis serta belum sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh peserta didik. Hadirnya penelitian ini bertujuan untuk merealisasikan hal tersebut dimana penulis mencoba mengembangkan modul berbasis pendekatan kontruktivisme pada mata pelajaran Ilmu Tafsir dengan pendekatan Research and Development (R&D). Adapun model yang digunakan dalam pengembangan modul tersebut adalah model 4-D yang terdiri dari Define-Design-Develop-Disseminate. Selanjutnya, pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner, pedoman wawancara, dan lembar observasi. Dimana produk yang dihasilkan dalam penelitian ini dilakukan uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan berbentuk modul berbasis kontruktivisme dinyatakan valid menurut pakar dari aspek materi, aspek bahasa, dan aspek media dengan nilai validasi sebesar 0,83. Modul juga praktis dan layak digunakan berdasarkan uji praktikalitas memperoleh hasil sebesar 95,4%. Modul juga dinyatakan efektif dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, bahan ajar Ilmu Tafsir berbentuk modul berbasis pendekatan kontruktivisme dapat digunakan dan disebarluaskan.