Abstrak
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Penerapan Fungsi Kelompok Tani Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Kelompok Tani “Sejahtera” Desa Sungai Guntung, Kanagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh ,Kabupaten Agam)”, yang ditulis oleh Ahmad Alias NIM 3218259. Mahasiswa S1 Program Studi Ekomomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, angkatan 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Salah satu usaha pemerintah bersama petani dalam rangka membangun upaya kemandiriannya, Kelompok tani menghendaki terwujudnya pertanian yang baik, usaha tani yang optimal dan keluarga tani yang sejahtera dalam perkembangan kehidupannya. Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 67/Permentan/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani yang menjelaskan bahwa kelompok tani merupakan kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota. Secara kelembagaan kelompok tani memiliki tiga fungsi yaitu sebagai kelas belajar, sebagai kerja sama dan sebagai unit produksi. Rumusan masalah pada penelitian adalah penerapan fungsi kelompok tani “Sejahtera” sebagai kelas belajar untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, penerapan fungsi kelompok tani “Sejahtera” sebagai wahana kerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, dan penerapan fungsi kelompok tani “Sejahtera” sebagai unit produksi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dengan melakukan wawancara dengan narasumber dengan pengurus dan beberapa anggota kelompok tani “ Sejahtera” Desa Sungai Guntung, Kanagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil penelitian penerapan fungsi kelompok tani “ Sejahtera” sebagai kelas belajar , sebagai wahana kerjasama dan sebagai unit produksi untuk meningkatkan kesejahteraan anngotanya ada yang sudah dilakukan atau dilaksanakan ada juga yang belum semua tergantung kepada pengurus dan kesadaran semua anggota melalui pendidikan (kelas belajar), keterampilan (SDM), campur tangan pemerintah dan pemimpin yang berkualitas.