Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Akulturasi Budaya Pada Perkawinan Masyarakat Muslim India dan Minangkabau di Kota Padang

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Karya ilmiah dalam bentuk skripsi dalam bentuk skripsi yang berjudul “Akulturasi Pada Perkawinan Masyarakat Muslim India dan Minangkabau di Kota Padang” karya yang ditulis oleh Nadya Putri, Nim 4617005, Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjceh M.Djamil Djambek Bukittinggi, 2022. Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok masyarakat dengan budaya tertentu dihadapan pada unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing yang lambat laun diterima oleh masyarakat tersebut tanpa menghilangkan unsur kebudayaan aslinya. Cepata atau lambatnya suatu proses akulturasi tergantung kepada masyarakat yang melangsungkan akulturasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi yang terjadi pada perkawinan masyarakat muslim India dan Minangkabau di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif, bertujuan untuk membuat deskripsi gambaran sistematis, faktiiual, dan akurat mengenai fenomena yang sedang di selidiki. Adapun teknik pengumpula data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam mengumpulkan data penelitian ini yang menjadi informan yaitu Bapak kasi Kecamatan Padang Selatan, Ibu kasi pemerintahan Kelurahan Pasa Gadang, Masyarakat keturunan India. Masyarakat Minang. Hasil penelitian menunjukkan ialah di Kota Padang Tepatnya di Kelurahan Pasa Gadang terjadi akulturasi budaya India dengan Minang melalui Perkawinan. Kehidupan masyarakat India yang sudah sejak lama menetap di Kota Padang tepatnya di Keluarahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menjaga silaturahmi antar kedua etnis, menetapnya etnis minang di Kota Padang yang terbilang cukup lama memungkinkan akan terjadinya perkawinan dengan masyarakat local yaitu Minangkabau. Proses akulturasi yang terjadi pada perkawinan masyarakat muslim India dan Minangkabau membutuhkan proses yang cukup lama untuk sampai pada tahap akulturasi di karenkan masyarakat India yang tidak hidup di linggungan asli mereka maka membutuhkan waktu untuk memahami adat dan budaya tempat tinggalnya. Pada proses akulturasi ini tidak hanya budaya dan adat Minang saja yang di pakai namun juga menggunakan adat dan budaya India. Dengan adanya perkawinan antar keduaa etnis ini tanpa di sadari mereka sudah mengadopsi adat atau budaya dari etnis masing-masing.

Kata kunci

Akulturasi budaya, perkawinan, etnis Minang, etnis India

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Akulturasi Budaya Pada Perkawinan Masyarakat Muslim India dan Minangkabau di Kota Padang2022 · oai:ais:skripsi:11525

Publikasi terkait