Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Jumlah Penduduk dan Inflasi Terhadap Pengangguran di Provinsi Sumatera Barat.” yang disusun oleh Ismail dengan Nim 3218157 Jurusan S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Syeh. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu Berdasarkan dari data yang ada secara teori jika jumlah penduduk meningkat maka pengangguran juga meningkat, namun dari data yang dianalisa selama 30 tahun terakhir di provinsi Sumatera Barat (dari data BPS). Jumlah penduduk meningkat tetapi pengangguran berkurang yang mana hal ini tidak sesuai dengan teori seperti pada data tahun 2006 - 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengalisis seberapa besar pengaruh Jumlah penduduk dan inflasi terhadap pengangguran di Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan variabel Jumlah Penduduk (X1), dan Inflasi (X2) dan variabel Pengangguran (Y). Data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS Provinsi Sumatera Barat Tahun 1992 – 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji asumsi klasik yang meliputi Uji Autokorelasi, Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, dan Uji Heteroskedastisitas. Uji Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi (R square), Uji Hipotesis t dan Uji Hipotesis f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) variabel jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Sumatera Barat, dimana nilai sig. 0,352 > 0,05 dan t tabel t hitung (-0,946 2,056). Hal ini disebabkan karena lapangan pekerjaan di Provinsi Sumatera Barat yang mengalami peningkatan disetiap tahun nya, adanya kebiasaan merantau masyarakat Provinsi Sumatera Barat sehingga pengangguran di daerah asal berkurang dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat yang relatif baik sehingga mampu menyerap tenaga kerja. ; 2) variabel inflasi berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Sumatera Barat, dimana nilai sig. 0.018 0,05 dan nilai t hitung > t tabel (2,517 > 2,056) ; 3) variabel Jumlah Penduduk dan Inflasi secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Sumatera Barat, dengan nilai sig.0,001 0,05 dan f hitung > f tabel (9,010 > 3,35) dan nilai R Square sebesar 0,400 atau 40%. Sedangkan sisanya sebesar 60% variabel pengangguran (Y) dipengaruhi oleh variabel independent lain diluar penelitian ini, seperti pertumbuhan ekonomi, upah dll.