Abstrak
Skripsi ini berjudul “Penguatan Nilai Budaya Minang “Sumbang Duo Baleh” Bagi Siswi Melalui Kegiatan Forum Annisa Di Man 2 Bukittinggi”, yang ditulis oleh Muhammad Nur Hadi Rasyid NIM 2118.058, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi dari observasi di sebuah sekolah pada saat melaksanakan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), penulis menemukan banyaknya siswi yang melanggar budaya sumbang duo baleh. Beberapa contohnya ketika berbicara dengan guru, dan teman sebaya tidak menggunakan kaidah Kato Nan Ampek, Ketika bergaul dengan lawan jenis banyak yang tidak mengindahkan batasan-batasan antara laki-laki dengan perempuan, masih banyaknya siswi yang suka mengolok-olok temannya yang substansinya telah melanggar aturan Sumbang Duo Baleh tersebut . Hal itu merupakan hal negatif yang tidak pantas dilakukan oleh seorang perempuan Minang apalagi di sekolah. Namun, karena perkembangan zaman sekarang, hal seperti itu dianggap biasa dan wajar terjadi. Hal tersebut yang menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian, karena gagalnya menerapkan budaya perempuan Minang, merupakan suatu kesalahan terbesar bagi generasi sebagai perempuan yang terhormat di Minangkabau. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan untuk mengetahui bagaimana penguatan nilai budaya Minang “Sumbang Duo Baleh (Sumbang kato, sumbang bagaua dan sumbang kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat penguatan nilai budaya Minang “Sumbang Duo Baleh (Sumbang kato, sumbang bagaua dan sumbang kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian dilakukan di MAN 2 Kota Bukittinggi. Informan penelitian ini yaitu Pembina forum annisa sebagai informan kunci dan informan pendukung yaitu wakil kurikulum, dan siswi forum annisa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Kemudian teknik keabsahan data penulis menggunakam triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan penguatan nilai budaya Minang “sumbang duo baleh (Sumbang kato, sumbang bagaua dan sumbang kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi terkhusus pada penguatan Sumbang Kato sudah dilaksanakan dengan melihat kebiasaan siswi forum annisa yang sudah menjaga tutur kata dan bahasanya dalam berbicara kepada orang lain melalui penguatan yang diberikan Pembina pada saat melakukan pembinaan di forum annisa di MAN 2 Bukittinggi yang senantiasa memberikan contoh dan juga menyampaikan materi terkait adap dan sopan santun dalam bertutur kata layaknya seorang Muslimah atau padusi Minang khususnya yang menggunakan kaidah kato nan ampek sesuai dengan budaya Minangkabau. Pelaksanaan penguatan nilai budaya Minang “sumbang duo baleh (Sumbang kato, sumbang bagaua dan sumbang kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi terkhusus pada penguatan Sumbang Bagaua yang dilaksanakan yaitu menasehati siswa yang kurang tenang dalam berdo’a, mengingatkan untuk membiasakan budaya 5S, memberikan keteladanan yang baik untuk ditiru siswi forum annisa, serta memberikan materi-materi pendukung dalam pelaksanaan pembinaan terkait adap dan akhlak dalam bergaul dengan orang lain serta melakukan evaluasi rutin disetiap pertemuan guna melihat hasil pencapaian dari materi yang disampaikan. Pelaksanaan penguatan nilai budaya Minang “sumbang duo baleh (Sumbang kato, sumbang bagaua dan sumbang kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi terkhusus pada penguatan Sumbang kurenah yang dilaksanakan yaitu menasehati siswa yang kurang tenang dalam berdo’a, mengingatkan untuk membiasakan budaya 5S, memberikan keteladanan yang baik untuk ditiru siswi forum annisa, serta memberikan materi-materi pendukung dalam pelaksanaan pembinaan terkait adap dan akhlak dalam berprilaku layaknya seorang Muslimah yang berkarakter religius dengan orang lain serta melakukan evaluasi rutin disetiap pertemuan guna melihat hasil pencapaian dari materi yang disampaikan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan Penguatan Nilai Budaya Minang “Sumbang Duo Baleh (Sumbang Kato, Sumbang Bagaua dan Sumbang Kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi yaitu dukungan pemerintah kota/kabupaten selaku pembuat kebijakan terkait pendidikan karakter religius di sekolah dan bertanggung jawab untuk telap menjaga serta melestarikan adat istiadat yang dimiliki masyarakat Minangkabau dengan memanfaatkan Pendidikan sebagai wadah pelestariannya, dukungan masyarakat, dukungan orang tua yang merupakan pendidikan pertama dalam dalam kehidupannya dan menjadi indikator utama pencapaian atas upaya Penguatan Nilai Budaya Minang “Sumbang Duo Baleh (Sumbang Kato, Sumbang Bagaua dan Sumbang Kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi, lingkungan yang ada di sekolah dan dukungan teman sejawat yang membawa pengaruh baik. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan Penguatan Nilai Budaya Minang “Sumbang Duo Baleh (Sumbang Kato, Sumbang Bagaua dan Sumbang Kurenah)” melalui forum annisa di MAN 2 Bukittinggi yaitu kurangnya kemauan serta motivasi peserta didik itu sendiri.