Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Tinjauan Maqasyid Syari'ah Terhadap Fatwa MUI No. 4 Tahun 2005 tentang Aborsi Janin Yang Dideteksi Penyakit Genetik

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)•7 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Mukhtar Ali NIM. 1116074 dengan judul Tinjauan Maqasid Syari’ah Terhadap Fatwa Mui No. 4 Tahun 2005 Tentang Aborsi Janin Yang Di Deteksi Penyakit Genetik. Program Studi Hukum Keluarga (Akhwalu Syaksiyah) Fakultas Syari’ah Universitas Syech Djamil Djambek 1443 H/ 2022 M. Penelitian Skripsi ini dilatar belakangi oleh aborsi menjadi fenomena di tengah-tengah masyarakat dan menjadi sebuah persoalan tentang pelarangan dan kebolehan melakukan aborsi, sehingga majelis Ulama Indonesi mengeluarkan fatwa nomor 4 tahun 2005 untuk menjawab fenomena tersebut dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang Aborsi akibat cacat janin. Disebabkan aborsi menjadi sebuah problematika di tengah-tengah masyarakat baik dalam pandangan aborsi dalam hukum ataupun dalam pandangan maslahat dan mafsadadnya. Sehingga yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana latar belakang lahirnya fatwa MUI nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi janin dideteksi penyakit genetik? . Kedua, bagaimna metode penetapan hukum MUI dalam menetapkan fatwa nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi janin di dideteksi penyakit genetik?. Ketiga,bagaimana tinjauan maqashid syari’ah fatwa MUI nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi janin yang dideteksi cacat genetik?. Hal yang menjadi tujuan dalam penelitian ini terbagi kepada dua bentuk, tujuan teoritis dan tujuan praktis. Tujuan teoritis penelitian, mengetahui latar belakang lahir Fatwa MUI nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi akibat cacat genetik, mengetahui metode penetapan hukum MUI dalam menetapkan fatwa nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi akibat dideteksi cacat genetik, mengetahui tinjauan maqashid syariah terhadap fatwa nomor 4 tahun 2005 tentang aborsi akibat dideteksi cacat genetik Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah Library Research, maka sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur-literatur yang berhubungan dengan persoalan dan masalah penelitian. Penelitian ini yang menjadi sumber primer adalah Fatwa Majelis Ulama Indosia nomor 4 tahun 2005. Dari penelitian ini ditemukan konklusi dari rumusan masalah yang dibahas. Pertama, latar belakang lahirnya fatwa nomor 4 tahun 2005 adalah latar belakang sosial, problematika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat persoalan maraknya perbuatan aborsi dan latar belakang yuridis, yaitu pasal—pasal yang terdapat dalam KUHP yang menjelaskan tentang pidana melakukan aborsi. Kedua, metode yang digunakan oleh majelis ulama Indonesia dalam menetapkan fatwa adalah pandangan secara kolektif berlandaskan kepada sumber-sumber hukum yang disepakati, yaitu al-Qur’an, hadits, ijma’ dan qiyas . ketiga, pandangan Maqashid Syari’ah tentang aborsi yang dibolehkan secara hajjad dalam fatwa tersebut, sejalan dengan addaruriyatu alkhams, yaitu addaruriya nafs dan addaruriya nasl.

Kata kunci

Maqasyid Syari'ah, Fatwa MUI, Penyakit Genetik

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan Maqasyid Syari'ah Terhadap Fatwa MUI No. 4 Tahun 2005 tentang Aborsi Janin Yang Dideteksi Penyakit Genetik2022 · oai:ais:skripsi:11210