Abstrak
Skripsi ini disusun oleh DEPA AFPITA, 2022. NIM 3218010 Program studi strata-1 (S1) Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, yang berjudul “PENGARUH PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DAN EKSPOR NETO TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 1990-2021.” Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pengeluaran konsumsi rumah tangga dan ekspor neto secara parsial dan simultan dalam menjelaskan naik turunnya pertumbuhan ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini penelitian menggunakan data numerik atau angka-angka. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengeluaran konsumsi rumah tangga denga alat ukur total pengeluaran konsumsi rumah tangga dan ekspor neto dengan alat ukur neraca perdagangan. Sedangkan variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi dengan alat ukur produk domestic regional bruto (PDRB). Jenis data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder dengan teknik pengumpulan data ialah studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji statistik yaitu uji t, uji F, dan adjusted R square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil uji t diperoleh t hitung yang dihasilkan oleh variabel pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar -2,037 dan variabel ekspor neto sebesar 1,565 dengan tingkat signifikan masingmasing sebesar 0,042 dan 0,682. Hasil signifikansi 0,042 0,05 yang artinya secara persial variabel pengeluaran konsumsi rumah tangga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi ini disebabkan oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang meningkat sehingga permintaan atas barang dan jasa juga bertambah yang akan menyebabkan pendapatan wilayah meningkat, dan 0,682 > 0,05 yang artinya secara persial ekspor neto tidak berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi ini disebabkan nilai impor meningkat dibandingkan nilai ekspor. Hasil uji F diperoleh F hitung sebesar 3,160 dengan tingkat signifikansi 0,02 0,05 yang artinya secara simultan berarti pengeluaran konsumsi rumah tangga dan ekspor neto berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Uji adjusted R square diperoleh sebesar 0,100 atau 10,0%. Hal ini menunjukan kemampuan kontribusi variabel pengeluaran konsumsi rumah tangga dan ekspor neto terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 10,0%. Dengan kata lain sisanya sebesar 90,0% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti seperti pengeluaran pemerintah dan investasi. Kata kunci : Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, Ekspor Neto, Pertumbuhan Ekonomi