Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pesan Dakwah Dalam Web Series (Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Channel Youtube B3e Production: Story Of Dira Episode 1-4 Edisi 2021” yang di susun oleh Rika Handayani dengan NIM. 4318066 pada program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan dakwah. Webseries merupakan salah satu format tontonan berseri yang penayangannya melalui teknologi internet berbasis web seperti Youtube dan Vimeo. Web Series memiliki konsep penayangan yang mirip dengan acara Televisi namun Web Series berdurasi lebih pendek, memiliki jalan cerita dan konflik yang lebih jelas serta tidak bertele-tele. Cerita yang kuat membuat penenton lebih memahami dan larut dalam cerita, sehingga sering kali media ini di gunakan untuk menyampaikan pesan dakwah. Seperti salah satu Web Series berjudul “Story Of Dira” milik Channel Youtube B3E Production. Beragam series yang sudah di produksi berhasil mendulang kesuksesan, baik di tanah air maupun di manca negara. Salah satu prestasinya Shor movie Ketika Hafidz Jatuh cinta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai film terfavorit dan sutradara terbaik di ISMEFEST, juara 1 pada KUA Fest 2020, Kementrian Agama Republik Indonesia. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui apa saja pesan dakwah yang terkandung didalam Web Series Story Of Dira. Jenis penelitian yang di gunakan penulis dalam menganalisis web series Story Of Dira adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.. Data di analisis dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Web Series Story Of Dira tedapat pesan dakwah, yakni pesan Dakwah aqidah yang di sampaikan dalam Web Series ini adalah tentang iman kepada Allah, iman kepada kitab, iman kepada qhada dan qhadar. Pesan dakwah syariah yaitu tentang menutup aurat. Pesan Dakwah akhlak yaitu tentang mengucapkan salam sesama muslim, jujur, dan menyayangi binatang. Web Series ini pun tidak hanya ingin menyampaikan pesan Dakwah aqidah, syariah dan akhlak, tetapi juga mentarbiyah penonton untum menjadi muslimah yang ideal.