Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Studi Aktivitas Keagamaan Keluarga Penggiling Tabu Di Jorong Andaleh Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur Kabupaten Agam” yang disusun oleh Siti Aisyah, dengan NIM : 4617038 Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Bukittinggi. Latar belakang masalah penelitian ini berawal dari fenomena aktivitas keagamaan yang sangat berpengaruh dalam pengontrolan perilaku pada keluarga penggiling tabu seperti tali silaturahmi kurang terjalin dan aktivitas keagamaan yang terjadi kurang efektif di Jorong Andaleh Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Adapun bentuk aktivitas keagamaan yang dilakukan keluarga penggiling tabu yaitu shalat, membaca Al-Qur’an, pengajian dan bersedekah yang dilakukan di Masjid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan tujuan dapat menggambarkan bagaimana aktivitas keagamaan keluarga penggiling tabu di Jorong Andaleh Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Sumber data dalam penelitian ini didapatkan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian ini di Jorong Andaleh Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Dalam pengumpulan data penelitian ini informan kunci adalah keluarga penggiling tabu, sedangkan yang menjadi informan pendukung yaitu tokoh agama dan tokoh adat di Jorong Andaleh. Dari hasil penelitian diketahui bahwa aktivitas keagamaan yang dilakukan oleh keluarga penggiling tabu yang berjalan belum maksimal dikarenakan keluarga yang bekerja sebagai penggiling tabu yang menghabiskan waktu seharian sering lupa waktu untuk melakukan ibadah dan kadang sarana tempat bekerja tidak memadai untuk melakukan ibadah. Keluarga penggiling tabu yang dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan hasil mengolah tabu menjadi gula tabu yang nantinya dapat dijual ke pasar. Maka hanya diwaktu luang keluarga penggiling tabu dapat melaksanakan aktivitas keagamaan. Kata Kunci: Aktivitas keagamaan, Keluarga Penggiling Tabu