Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “FILSAFAT MANUSIA DALAM ISLAM: TINJAUAN PEMIKIRAN FAZRUL RAHMAN” yang ditulis oleh Muhammad Zulkarni, NIM. 4717002. Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2022 M/ 1443 H. Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan dan merupakan satu-satunya makhluk yang memiliki kemampuan berpikir dan merefleksikan segala sesuatu yang ada. Juga merefleksikan diri tentang keberadaannya di dunia. Permasalahan kepemimpinan, penyesatan, isu-isu sosial, telah banyak memunculkan peraturan baru yang menimbulkan bentuk kejahatan manusia yang baru. Jika dilihat dari perspektif filsafat manusia penting dikaji karena menjadi bagian dari sistem kepercayaan, yaitu landasan moral manusia yang memperlihatkan corak peradabannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana hakikat manusia sebagai individu dalam Islam tinjauan pemikiran Fazrul Rahman dan mengetahui bagaimana hakikat manusia sebagai anggota masyarakat dalam Islam tinjauan pemikiran Fazrul Rahman. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah kepustakaan (library research) menggunakan pendekatan studi pemikiran tokoh. Sumber primer penelitian yaitu karya-karya asli Fazlur Rahman, seperti Tema Pokok Al-Qur‟an dan Filsafat Shadra. Sumber sekunder penelitian yaitu referensi-referensi karya lain mencakup topik pembahasan penelitian. Teknik pengumpulan data yaitu: Pertama, pengumpulan karya- karya yang berkaitan dengan filsafat manusia. Kedua, menentukan sumber pokok dan sumber pendukung yang berkaitan dengan filsafat manusia. Ketiga, melakukan telaah/analisis terhadap pemikiran Fazlur Rahman. Adapun teknik analisis data yaitu deskripsi analitik dan interpretasi data. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa: Pertama, dalam pandangan Fazlur Rahman harus melakukan usaha karena diantara ciptaan Tuhan manusia sangat unik, diberi kebebasan berkehendak menyempurnakan misinya sebagai khalifah di bumi. Perjuangan untuk menciptakan tatanan sosial yang bermoral di atas dunia sebagai amanah. Transformasi dari eksistensi manusia menjadi suatu keharusan merupakan keistimewaan dan resiko yang unik dari manusia. Setiap individu dan setiap bangsa secara terus menerus harus mendengarkan hati nuraninya. Kedua, Hakikat manusia sebagai anggota masyarakat dalam Islam tinjauan pemikiran Fazrul Rahman, yaitu mengecam ketimpangan-ketimpangan ekonomi dan inti dari ketimpangan sosial, meskipun persaingan antar suku, permusuhan dan dendam merupakan masalah yang sama seriusnya, pemersatuan suku dalam kesatuan politis sangat diperlukan. Manusia ideal mempunyai tiga aspek yakni, kebenaran, kebajiakan, dan keindahan yaitu memiliki pengetahuan, etika dan seni. Semua ini dapat dicapai dengan kesadaran, kemerdekaan, dan kreativitas. Jika pengakuan martabat manusia sebagai makhluk yang bebas tercapai akan memunculkan keadilan dalam kehidupan sosial manusia dalam masyarakat.