Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama RANNY ELIAVIANI, NIM. 4318010, dengan judul “METODE DAKWAH Al-HABIB SYECH BIN MUHAMMAD ASSEGAF DI DUSUN PULAU KERAKAP KECAMATAN PELAYANG KABUPATEN BUNGO”. Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, 2022. Dakwah dalam Islam merupakan sebuah kewajiban bagi setiap penganutnya. Dalam melakukan dakwah harus disampaikan dengan menggunakan metode yang benar, dengan menggunakan metode penyampaian yang benar, agar pesan dakwah dapat dengan mudah diterima oleh mad’u. Metode dakwah yang dilakukan oleh Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf memiliki peran penting bagi perkembangan Islami masyarakat di dusun Pulau Kerakap, sebab sebelum datangnya Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf pemahaman akan agama warga Dusun Pulau Kerakap masih awam, masih minim nya kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh warga Dusun Pulau Kerakap, namun sejak datangnya Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf kegiatan keagamaan mulai banyak dilakukan oleh warga dan mulai banyak warga yang ikut serta dalam kegiatan keagamaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Metode Dakwah yang digunakan oleh Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf dalam berdakwah di Dusun Pulau Kerakap sehingga memberikan banyak perubahan kepada warga dan apa saja hambatan yang ditemui saat berdakwah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf dan pada penelitian ini juga melibatkan informan pendukung. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yang telah terkumpul, penulis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dengan menggunakan teknik keabsahan data yaitu triangulasi. Dari penelitian yang telah dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa metode dakwah yang Al-Habib Syech Bin Muhammad Assegaf gunakan yaitu metode dakwah bil-hikmah, dengan memperhatikan situasi dan kondisi mad’u nya. Mengutamakan kebijakan dan melakukan pendekatan kepada mad’u nya. Adapun metode mau’izatul hasanah yang digunakan dalam dakwahnya, Al Habib Syech Bin Muhammad Assegaf memberikan nasehat dengan tutur bahasa yang sopan dan lembut untuk memotivasi masyarakat dalam menjalankan ketaatan beribadah dan meninggalkan larangan Allah SWT dengan menggunakan lima unsur yaitu dengan Nasehat (Anjuran), Tabsyir (kabar gembira) dan Tanzir (peringatan), wasiat dan kisah. Metode bil hal, yaitu melalui perbuatan dan perilaku yang dilakukan langsung, dengan mengajarkan perkataan dan perbuatan yang baik serta pengamalan-amalan yang rill dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Syech Muhammad Assegaf juga menggunakan metode dakwah melalui seni shalawatan, seperti melantunkan syair-syair Islami atau dakwah Islami yang diiringi dengan musik hadrah. Setiap kegiatan dakwah pastinya akan banyak para da’i menemui hambatan-hambatan yang membuat gagalnya kegiatan dakwahnya.namun setiap pendakwah tentunya harus tetap semangat, pantang menyerah, sabar dan ikhlas dalam berdakwah.