Abstrak
Mike Anggesani, 3318143. “Analisis Problematika BAZNAS dalam Meningkatan Pendidikan bagi Masyarakat Kurang Mampu melalui Program Bukittinggi Cerdas (Studi Kasus: BAZNAS Kota Bukittinggi)”. Maksud dari judul skripsi ini secara keseluruhan adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana bentuk pendanaan bantuan program Bukittinggi Cerdas bagi masyarakat kurang mampu, (2) untuk mengetahui kendala dalam pelaksanakan program bantuan pendidikan Bukittinggi Cerdas. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif untuk menyelesaikan masalah secara mendalam dam menyeluruh, agar dapat memberikan informasi yang bermanfaat. Untuk mengetahui kefaktaan data tentang program Bukittinggi Cerdas untuk siswa-siswa SD dan SMP kurang mampu di Kota Bukittinggi dengan melakukan wawancara secara langsung kepada pihak staff BAZNAS Kota Bukittinggi dan siswa yang menerima bantuan dan juga melakukan observasi . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa: (1) Problematika yang terdapat di Kantor BAZNAS Kota Bukittinggi yaitu dalam meningkatkan dana zakat belum tercukupinya sarana dan prasarana serta serta tim relawan dan keterbatasan dana setiap melakukan kegiatan yang telah direncanakan. Program Bukittinggi Cerdas dilakukan dengan dua komponen. Pertama, BAZNAS Kota Bukittinggi melakukan koordinasi sosialisasi dengan pihak sekolah secara langsung berupa mengirimkan surat edaran mengenai bantuan program Bukittinggi Cerdas. Kedua, melakukan pemetaan target terhadap siswa, dengan menargetkan jumlah siswa penerima bantuan program Bukittinggi Cerdas maksimal dua orang setiap kelas nya dengan dengan kriteria siswa kurang mampu. (2) Kendala yang dihadapi BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan ini yaitu keterbatasan dana, yang menyebabkan program bantuan ini belum optimal. Bantuan pendidikan ini bersifat sementara, bukan seperti beasiswa pada umum yang bersifat kelanjutan. Kata Kunci: BAZNAS, pendidikan, masyarakat kurang mampu, Program Bukittingg