Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Penerapan PSAK No.109 Pada Lembaga Amil Zakat (Studi Kasus Lembaga Amil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) di Kantor Cabang Sumatera Barat)” ditulis oleh Fadila Sari, NIM 3418062, mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Permasalahan dalam penelitian yaitu pada laporan perubahan dana zakat IZI SUMBAR, penyaluran dana zakatnya hanya kepada 6 Asnaf. Sedangkan berdasarkan PSAK No.109 pada laporan perubahan dana zakat disalurkan kepada ashnaf yang delapan. Dalam laporan perubahan dana infak/sedekah IZI SUMBAR, penyaluran dana infak /sedekah kepada: infak/sedekah terikat dan infak/sedekah tidak terikat. Sedangkan berdasarkan PSAK No. 109 pada laporan perubahan dana infak/sedekah penyaluran dana infak/sedekah kepada: amil, infak/sedekah terikat, infak/sedekah tidak terikat dan alokasi pemanfaatan aset kelolaan. Pada komponen laporan keuangan LAZNAS IZI SUMBAR belum menyajikan laporan secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Penulis mengumpulkan data langsung dari lapangan atau lokasi penelitian. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang mencoba menggambarkan, memaparkan dan menafsirkan suatu permasalahan mengenai penyaluran dana zakat dan penyajian laporan keuangan. Hasil dari penelitian yang dilkukan LAZNAS IZI Cabang Sumatera Barat terdapat beberapa masalah sehingga penerapannya belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK No.109 diantaranya laporan keuangan belum disajikan secara lengkap, penyaluran dana zakat yang belum disalurkan kepada ashnaf yang telah ditentukan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa LAZNAS IZI Cabang Sumatera Barat telah menggunakan PSAK No.109 dalam penyusunan laporan keuangannya, namum belum menyusun laporan keuangan secara lengkap. Dengan penelitian ini diharapkan LAZNAS IZI Cabang Sumatera Barat dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Auntansi Keuangan yaitu PSAK No.109. karean akan mempengaruhi opini masyarakat atau pembaca laporan keuangan terhadap kinerja lembaga tersebut, agar akuntabilitas dan trasparansi keuangan menjadi lebih efektif dan efesien. Kendala selama ini di LAZNAS IZI Cabang Sumatera Barat masih keterbatasan SDM dalam pemahaman PSAK No.109. Belum adanya program pelatihan PSAK No.109 untuk pengurus yang mengelola laporan keuangan, selama ini masih memahami secara mandiri saja, sehingga pengetahuan pengurus tersebut terbatas. Biaya operasional terbatas, sehingga memiliki keterbatasan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya pada bidang keuangan.