Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Komunikasi Guru Kepada Anak Muslim Berkebutuhan Khusus Dalam Membiasakan Ibadah Sholat (studi kasus anak tunagrahita SLB Restu Ibu Bukittinggi)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Komunikasi dan Penyiaran Islam•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini di susun oleh Afrida Yanti, Nim 4318083 dengan judul “Komunikasi Guru Kepada Anak Muslim Berkebutuhan Khusus Dalam Membiasakan Ibadah Sholat (Studi Kasus Anak Tunagrahita SLB Restu Ibu Bukittinggi)”. Pada podi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah di Institusi Agama Islam (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya pembiasaaan ibadah di sekolah pada anak tunagrahita dan melakukan sebuah komunikasi. Tetapi beradasarkan observasi yang dilakukan anak tersebut masih belum bisa membiasakan ibadah sholat sendiri harus dibimbing dan di ajarakan oleh gurunya. Dalam komunikasi anak tersebut masih belum sempurna karena dalam berbicara anak masih kurang sopan dan kurang mampu dalam berinteraksi. Orang tua juga melakukan pembiasaan ibadah sholat kepada anaknya, namun masih belum sempurna karena anaknya masih sering lupa untuk melakukan sholat dan sering lupa bacaan sholat. Komunikasi yang dilakukan juga kurang karena anak tunagrahita lemah dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pembiasaan ibadah dari orang tua dan guru dan juga komunikasi anak tunagrahita di SLB Restu Ibu Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggambarkan keadaan objek pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah orang tua dan guru. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data yang penulis gunakan adalah mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan verifikasi serta menarik kesimpulan. Menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi data yaitu membandingkan hasil data observasi dan hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pertama faktor pembiasaan ibadah sholat anak berkebutuhan khusus tunagrahita yaitu faktornya terdapat pada diri sendiri dan juga faktor keluarga dan sosial dimana anak sudah membiasakan ibadah sholat dengan bantuan orang tua dan lingkungan seperti guru dan sekolah. Kedua bentuk komunikasi anak berkebetuhan khusus tunagrahita yaitu dalam melakukaan komunikasi anak ini melakukan komunikasi secara pribadi, kelompok dan massa. Komunikasi yang dilakukan secara pribadi terhadap anak tunagrahita sudah lancar, komunikasi kelompok anak di lingkungan sekolah lancar dengan anak yang berbeda ketunaan agak sulit melakukan komunikasi dan untuk komunikasi massa anak sudah bisa karena di sekolah anak di ajarkan untuk berkomunikasi melalui media-media.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Komunikasi Guru Kepada Anak Muslim Berkebutuhan Khusus Dalam Membiasakan Ibadah Sholat (studi kasus anak tunagrahita SLB Restu Ibu Bukittinggi)2022 · oai:ais:skripsi:10401