Abstrak
Thomas Gunawan, 2517016, “Perancangan Sistem Penerimaan Sumbangan Pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sungai Tarab”. Teknologi informasi secara umum digunakan manusia untuk mempermudah dan menyingkat waktu proses dalam kehidupan manusia. Dalam pemanfaatan teknologi sesuai dengan disiplin ilmu pengetahuan yang dijalani, manusia modern dapat membuat sistem informasi. Sistem pengolahan data administrasi keuangan yaitu pembayaran sumbangan pendidikan sekolah merupakan hal yang penting dilakukan sekolah baik secara periodik maupun setiap saat. Data pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah selalu berubah setiap bulan atau setiap tahun, sehingga diperlukan sebuah sistem pengolahan data sumbangan pendidikan secara akurat dan cepat. Teknologi informasi secara umum digunakan manusia untuk mempermudah dan menyingkat waktu proses dalam kehidupan manusia. Dalam pemanfaatan teknologi sesuai dengan disiplin ilmu pengetahuan yang dijalani, manusia modern dapat membuat sistem informasi. Sistem pengolahan data administrasi keuangan yaitu pembayaran sumbangan pendidikan sekolah merupakan hal yang penting dilakukan sekolah baik secara periodik maupun setiap saat. Data pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah selalu berubah setiap bulan atau setiap tahun, sehingga diperlukan sebuah sistem pengolahan data sumbangan pendidikan secara akurat dan cepat. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengembangkan sistem yang memudahkan petugas sekolah dalam pengelolaan data sumbangan pendidikan dan pelaporan data transaksi pembayaran sumbangan pendidikan, (2) sistem dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP(Hypertext Preprocessor) dengan aplikasi IDE Visual Studio Code dan framework Laravel. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengembangkan sistem yang memudahkan petugas sekolah dalam pengelolaan data sumbangan pendidikan dan pelaporan data transaksi pembayaran sumbangan pendidikan, (2) sistem dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP(Hypertext Preprocessor) dengan aplikasi IDE Visual Studio Code dan framework Laravel. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development, yang merupakan model penelitian tipe 4D yang digunakan serta dipadukan dengan model pengembangan sistem tipe waterfall (air terjun). Proses dimulai dari define, design, develop, dan disseminate. Dalam proses develop, akan dipadukan dengan proses dari model waterfall yakni, communication, planning, modeling, construction dan deployment. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development, yang merupakan model penelitian tipe 4D yang digunakan serta dipadukan dengan model pengembangan sistem tipe waterfall (air terjun). Proses dimulai dari define, design, develop, dan disseminate. Dalam proses develop, akan dipadukan dengan proses dari model waterfall yakni, communication, planning, modeling, construction dan deployment. Hasil pengujian produk yang telah diuji oleh beberapa ahli, diperoleh nilai pengujian functional suitability dengan perhitungan kelayakan menunjukan angka 100%, mendapatkan kategori “Sangat Layak”. Nilai pengujian compatibility aspek co-existence dengan perhitungan kelayakan yaitu pada angka 100% mendapatkan ketegori “Sangat Layak”. Nilai pengujian usability dengan perhitungan kelayakan menunjukan angka 79,3%, mendapatkan katogori “Layak”. Kemudian hasil pengujian validitas materi, perhitungan kelayakan menunjukan angka 82% dengan kategori “Sangat Layak”, dan hasil pengujian validitas kebahasaan memperoleh angka 100% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil pengujian produk yang telah diuji oleh beberapa ahli, diperoleh nilai pengujian functional suitability dengan perhitungan kelayakan menunjukan angka 100%, mendapatkan kategori “Sangat Layak”. Nilai pengujian compatibility aspek co-existence dengan perhitungan kelayakan yaitu pada angka 100% mendapatkan ketegori “Sangat Layak”. Nilai pengujian usability dengan perhitungan kelayakan menunjukan angka 79,3%, mendapatkan katogori “Layak”. Kemudian hasil pengujian validitas materi, perhitungan kelayakan menunjukan angka 82% dengan kategori “Sangat Layak”, dan hasil pengujian validitas kebahasaan memperoleh angka 100% dengan kategori “Sangat Layak”.