Abstrak
Skripsi yang berjudul “KREATIVITAS GURU PAI DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SMKN 4 PAYAKUMBUH” oleh Raisa Juliandari, NIM 2118018. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini membahas tentang kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran di SMKN 4 Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran di SMKN 4 Payakumbuh, faktor pendukung dan penghambat serta hasil kreativitas guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran di SMKN 4 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field rsearch) dengan jenis penelitian kualitatif deskripif (qualitative descriptive) yaitu penelitian yang di tujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data di sini penulis melakukan langkah langkah seperti reduksi data , display (penyajian data), penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa: Pertama, penggunaan media pembelajaran guru PAI di SMK Negeri 4 Payakumbuh menyesuaikan antara media pembelajaran dengan materi pembelajaran Kedua, kreativitas guru PAI dalam menggunaan media pembelajaran di SMK Negeri 4 Payakumbuh bahwa guru PAI memanfaatkan media power point sebagai media pembelajaran dan juga menggunakan media video animasi (motion graphic). Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat menggunaan media pembelajaran guru PAI di SMK Negeri 4 Payakumbuh. Faktor pendukung yaitu besarnya keinginan guru dan siswa menggunakan media pembelajaran IT, menarik perhatian dan minat siswa dalam belajar, siswa lebih aktif dan paham dengan materi pembelajaran. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya ketersediaan LCD proyektor, guru memerlukan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan media dan terkadang guru kurang mempersiapkan media pembelajaran karena adanya kegiatan lain yang harus guru kerjakan.