Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas Nama Dela Monica NIM. 4616062 dengan Judul: Fanatisme Masyarakat Terhadap Dukun Pengobatan “Studi Kasus Di Jorong Lubuk Landua Kenagarian Aua Kuniang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat”Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. 2020. Kehidupan beragama biasanya merupakan kepercayaan terhadap kepercayaan atau keyakinan terhadap adanya kekuatan ghaib yang bisa mempengaruhi terhadap kehidupan individu maupun bermasyarakat. Keyakinan ini akan menimbulkan prilaku seperti rasa takut, rasa optimis, rasa pasrah ataupun lainya. Dalam kehidupan manusia kepercayaan dan keyakinan senantiasa ada pada dirinya, yaitu percaya kepada tuhan atau percaya kepada yang dianggap bisa menyelesaikan permasalahan hidupnya dan menguasai dirinya dengan berbagai macam cara. Kepercayaan masyarakat yang masih kental akan mempercayai tentang pengobatan yang berbau mistis melalui pengobatan dengan hal-hal ghaib seperti makhluk halus ataupun jin yang disenangi oleh masyarakat baik itu masyarakat bawah menengah ataupun masyarakat atas, baik itu yang berpendidikan ataupun yang tidak berpendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena pengobatan kampung di kejorongan Lubuak Landua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara dan didukung pula oleh metode observasi lapangan. Dalam mengumpulkan data penelitian ini yang menjadi informan kunci yaitu Wali Nagari dan Masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa pengobatan kampung yang dilakukan masyarakat Lubuak Landua merupakan suatu kepercayaan masyarakat yang telah lama mereka yakini. Keyakinan terhadap pengobatan kampung ini telah melekat pada diri masyarakat tersebut, kuatnya budaya mistis yang bercampur dengan kehidupan yang modern mengarahkan kecenderungan untuk memilih pengobatan kampung daripada pengobatan modern, salah satunya masalah biaya yang menjadikan alasan masyarakat lebih memilih pengobatan kampung.